0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tiap Hari Tujuh Ton Sampah Plastik Masuk TPA

Petugas sedang mengangkut sampah (timlo.net/nanin)

Boyolali — Sampah plastik baik berasal dari pasar dan rumah tangga mendominasi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winong, Boyolali. Setidaknya setiap hari tujuh ton sampah masuk ke TPA. Bila hal ini tidak diatasi, lingkungan sekitar terancam pencemaran.

“Harus segera diatasi dari sekarang, jangan sampai menimbulkan permasalahan dikemudian hari,” kata Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Boyolali, Arief Gunarto, Senin (22/2).

Dijelaskan, hampir seluruh sumber sampah membawa sampah plastik. Selama ini, pengolahan sampah plastik di TPA Winong Boyolali menggunakan sistem sanitary land fill yakni menutup sampah dengan tanah, kemudian memilah sampah saat area itu sudah menjadi zona nonaktif. Meskipun ada pemulung, namun kurang efektif mengurangi potensi masalah sampah plastik.

“Jangan sampai masyarakat menanam sampah plastik lebih banyak,” tambahnya.

Disisi lain, Badan Lingkungan Hidup (BLH) menyambut baik kebijakan pemerintah mengenai plastik berbayar Rp 200. Kendati hingga saat ini belum menerima surat edaran soal plastik berbayar. BLH sendiri sering mensosialisasikan kepada masyarakat agar mengurangi penggunaan plastik karena sampah plastik sulit diurai tanah.

“Kita siap mendukung kebijakan plastik berbayar,lingkungan akan lebih sehat,” ujar Kepala BLH, Cipto Budoyo.

Meski begitu, kebijakan plastik berbayar Rp 200, butuh kajian yang mendalam. Dimana nantinya melibatkan sejumlah pihak, seperti toko plastik, pabrik plastik, toko ritel, dan masyarakat pengguna plastik itu sendiri.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge