0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dukung Tas Plastik Berbayar, Pasar Tradisional Solo Dipasang Ini

dok.timlo.net/daryono
Kepala DPP Solo, Subagiyo (dok.timlo.net/daryono)

Solo —  Meski bukan menjadi bagian penerapan uji coba kantong plastik berbayar, Dinas Pengelola Pasar (DPP) Solo bakal mendorong ribuan pedagang di 26 pasar tradisional agar mengurangi penggunaan kantong plastik. DPP bakal memasang spanduk himbauan di tiap pasar tradisional.

“Kami akan buat ajakan. Bawalah tas belanja sendiri, cintailah lingkungan dengan mengurangi plastik jahat. Spanduk himbauan itu akan kami pasang di setiap pasar. Besok, Lurah-Lurah Pasar kami kumpulkan,” kata Kepala DPP Solo, Subagiyo kepada wartawan, Senin (22/2).

Menurut Subagiyo, himbauan menggurangi penggunaan kantong plastik ditujukan kepada pembeli dan pedagang. Pembeli diharapkan membawa tas belanja sendiri. Sementara pedagang dianjurkan menggunakan pembungkus kertas, bukan plastik.

Himbauan mengurangi penggunaan kantong plastik itu, lanjut Subagyo diberlakukan pada 26 pasar tradisional yang sering menggunakan plastik.

“Total pasar tradisional kan ada 44 pasar. Sisanya kan jarang menggunakan plastik seperti pasar besi, pasar kambing, pasar ayam dan lainnya,” ujar dia.

 

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge