0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DPRD Solo Dorong Perbesar Alokasi Kredit UKM

Teguh Prakosa, Ketua DPRD Solo (dok.timlo.net/daryono)

Solo – Kalangan legislatif mendesak supaya Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Solo memperbesar plafon kredit bagi usaha kecil dan menengah (UKM). Pasalnya, kondisi ekonomi yang tak menentu saat ini mengakibatkan makin menipisnya cadangan modal pelaku UKM.

“Upaya ini untuk menyelamatkan pengusaha UKM hingga menengah dari ancaman gulung tikar,” kata anggota Komisi III DPRD Solo, Suharsono, Senin (22/2).

Upaya tersebut dapat direalisasi dengan cara pengucuran kredit bagi pelaku usaha kecil oleh Perusahaan Daerah (PD). Bank plat merah tersebut selama ini memiliki catatan yang minim terhadap pinjaman modal untuk UKM dan terpaku pada layanan kredit pegawai yang cenderung aman.

“Selama ini kami amati, kredit diberikan kepada pegawai negeri lantaran memiliki resiko yang aman ketimbang pelaku usaha kecil maupun menengah,” terang politikus dari PDIP tersebut.

Pihaknya, lanjut Suharsono, telah sering kali mendorong Bank Solo supaya terjun langsung ke pasar-pasar tradisional ketimbang memberikan kredit kepada pegawai. Namun, nampaknya upaya yang dilakukan belum mendapat respon positif.

Menurut Suharsono, pihak Bank Solo memandang pemberian kredit kepada pegawai memiliki dampak resiko minim ketimbang kepada pedagang pasar. Mengingat, pendapatan yang tidak pasti dari pedagang dapat beresiko pada terjadinya kredit macet.

“Itu tantangan memang, kemungkinan macet juga besar. Kalau stagnan pada pegawai ya akan gini-gini aja,” tandasnya.

Senada, Ketua DPRD Solo Teguh Prakosa juga mendorong agar seluruh perusahaan daerah mampu berkembang dan professional. Ia mencontohkan, Pusat Pergudangan Kota (PPK) Pedaringan yang dituntut untuk membuka unit usaha lain agar terus berkembang. Selain itu juga Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) yang saat ini masih dalam proses pengembangan yang cukup masif.

“Kita dorong semua baik, Pedaringan (PPK), Jurug (TSTJ), PDAM dan Bank Solo agar dapat bersinergi dalam melayani masyarakat serta meningkatkan partisipasi pembangunan melalui pendapatan asli daerah,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge