0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Resep Membuat Lontong Cap Go Meh

dok.timlo.net/heru murdhani
Pedagang menata sajian Lontong Cap Go Meh (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo —  Masyarakat Tionghoa di Kota Solo memiliki kuliner tradisi unik setiap menjelang puncak perayaan Cap Go Meh (Limabelas hari setelah Imlek). Kuliner berupa masakan lontong yang telah berkembang selama ratusan tahun ini, hanya disajikan pada saat makan bersama keluarga, pada perayaan tersebut.

“Makanannya sebenarnya sama seperti lontong opor biasa, hanya saja karena dimakan pada saat Cap Go Meh, kemudian disebut Lontong Cap Go Meh,” ungkap salah satu pengurus Klenteng Tien Kok Sie, Solo, Henry Susanto, Senin (22/2).

Henry mengatakan, makanan ini pertama kali diperkenalkan kepada masyarakat Tionghoa oleh Laksamana Ceng Ho pada abad 14. Dia mengatakan, Laksamana Ceng Ho saat itu mendarat di pantai utara Pulau Jawa yang kental dengan masakan tradisional. Pada saat merayakan Cap Go Meh, anak buah Laksamana Ceng Ho membawa lontong sebagai hidangan penutup perayaan Imlek.

“Makanan ini tidak ada di Negeri Tiongkok, hanya ada di Indonesia saja. Ini adalah bentuk akulturasi budaya dan simbol persaudaraan antara etnis Jawa dan Tionghoa selama berabad-abad lalu,” paparnya.

Sementara Kho Kim Yin (62), salah satu pemilik rumah makan masakan China di kawasan Pasar Gede, Solo mengatakan, setiap tahun dirinya menjual Lontong Cap Go Meh. Dijelaskan, rumah makan yang berdiri sejak tahun 1992 itu hanya menjual Lontong Cap Go Meh selama tiga hari saja.

Menurutnya, secara umum masakan Lontong Cap Go Meh tidak jauh beda dengan lontong pada umumnya. Bedanya, kalau lontong biasa menggunakan sayur yang berasal dari labu siam, lontong khas masyarakat Tionghoa ini menggunakan pepaya muda dan rebung sebagai sayur pelengkap.

“Bahannya hanya lontong, sambal goreng ati atau krecek, sayur, suwiran daging ayam, dan telur ayam. Kemudian di atasnya ditabur bubuk kedelai untuk menambah rasa gurih,” jelasnya.

Salah seorang pelanggan, Liliana mengatakan, Lontong Cap Go Meh ini rasanya nikmat sekali, terutama jika dimakan bersama dengan keluarga.

“Kami hanya makan makanan ini setahun sekali, rasanya nikmat sekali,” kata dia.

Untuk menikmati seporsi Lontong Cap Go Meh, kita cukup merogoh kocek sebesar Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge