0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Museum Manusia Purba di Jembrana Terancam Abrasi

merdeka.com
Abrasi pantai (merdeka.com)

Timlo.net – Kondisi museum Manusia Purba, kabupaten Jembrana, Bali kian parah. Museum ini terancam tergerus abrasi pantai wilayah barat Gilimanuk.

Museum ini terletak di lingkungan Arum, Kelurahan Gilimanuk dan masih dalam kawasan sport wisata Teluk Gilimanuk. Sayangnya pemerintah setempat terkesan abai menyikapi gempuran alam yang kian menggerus sisi pagar gedung museum.

Lebih mengkhawatirkan lagi, pagar besi tembok museum juga kerap dijadikan sandaran kapal-kapal luar Bali yang masuk lewat lorong ‘tikus’. Hal ini pula yang jadi kekhawatiran warga masuknya kelompok radikal teroris, lantaran lokasi ini jadi sandaran gelap dari kapal-kapal atau perahu, namun kurang mendapat kontrol keamanan.

Menurut warga sekitar museum, tergerusnya pagar Museum Manusia Purba ini selain karena abrasi juga diperparah oleh kapal motor dari luar Bali yang bersandar di sekitar lokasi.

Sekretaris Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Gilimanuk, Budi Rohmansyah membenarkan jika teluk sekitar museum tersebut seringkali dijadikan tempat docking kapal-kapal dari Situbondo, Jawa Timur dan dampaknya baru terlihat saat ini.

Sementara itu, lurah Gilimanuk, Gede Ngurah Widiada mengatakan belum mendapatkan laporan mengenai tergerusnya pagar Museum Manusia Purba yang terancam amblas tersebut. Menurutnya lokasi pagar yang tergerus tersebut berada pada perbatasan kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) dengan Pemkab Jembrana.

“Kami akan tinjau tingkat keparahan dari abrasi, sejauh ini belum ada laporan. Soal sandaran atau pangkalan kapal motor yang docking tersebut apakah milik pemerintah atau milik warga, pastinya akan kami tindaklanjuti,” jelas dia, Senin (22/2).

[tyo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge