0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Walikota Solo Tolak Seragam PNS Ala Jokowi

dok.timlo.net/heru murdhani
FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo secara tegas menolak seragam baru putih hitam bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) ala Presiden Joko Widodo (Jokowi). Rudy –sapaan Hadi Rudyatmo– beranggapan, instruksi penggunaan seragam baru ini tidak sesuai dengan ekonomi kerakyatan.

“Lha kalau menggunakan seragam hitam putih seperti ini kan yang diuntungkan pengusaha besar, sedangkan kita juga harus memikirkan pengusaha kain kecil,” kata Rudy¬†saat dijumpai di rumah dinas Walikota Solo, Loji Gandrung, Minggu (21/2).

Rudy menerangkan, kain yang akan digunakan sebagai seragam hitam dan putih ini diproduksi oleh perusahaan besar. Padahal jika seragam ditentukan oleh pemerintah daerah, bisa mengambil kebijakan dengan menggunakan kain tradisional yang dibuat oleh pengusaha kecil.

“Misalnya kain batik rumahan, atau kain lurik yang dibuat dan dijual orang wong cilik, ini kan lebih membantu mereka,” tegasnya.

Pria berkumis tebal ini berpendapat, dengan membeli kain tradisional dari pengusaha kecil mampu membatu perekonomian industri rumahan sekaligus mencegah kain tradisional dari kepunahan.

Meskipun menolak, Rudy tidak mau tindakannya tersebut dianggap pembangkangan. Dirinya berharap peraturan baru itu bisa dikaji ulang.

Aturan tentang pemakaian seragam di lingkungan PNS tertuang dalam Permendagri Nomor 6 Tahun 2016 dan diterbitkan pada 22 Januari 2016 lalu.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge