0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jaya Plaza Bandung Dilalap si Jago Merah

Ilustrasi Rumah Kebakaran (merdeka.com)

Timlo.net — Lantai dua gedung Jaya Plaza, tempat jual beli peralatan elektronik, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung terbakar. Belum diketahui penyebab pasti timbulnya api yang melumat beberapa kios tersebut.

Saksi Asep Arif (42) menyebut, kali pertama api muncul sekitar pukul 15.30 WIB dari salah satu kios yang ada di lantai dua gedung tersebut.

“Awalnya dari toko yang di pojok lantai 2, karena ini hari minggu kondisinya banyak yang tutup,” ungkapnya, Minggu (21/2) di lokasi.

Belum diketahui apakah ada korban atau tidak dalam peristiwa tersebut. Hanya saja beberapa pemilik kios kehilangan barang dagangannya karena terbakar.

Petugas Pemadam Kebakaran Kota Bandung masih berusaha melakukan pemadaman dengan menyemprotkan air ke sumber api. Meski demikian api sudah dapat dikuasai.

Asap tebal terlihat membumbung yang keluar dari jendela-jendela yang ada di sisi sisi Gedung pertokoan elektronik tersebut. Sedangkan lokasi jalan dari kedua arah cukup padat.

Kepala Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kota Bandung Ferdi Ligaswara menduga penyebab kebakaran di pusat bursa elektronik komputer Jaya Plaza, disebabkan karena adanya korsleting listrik di lantai dua. Lantaran banyak toko tutup, apipun merembet ke tempat lainnya.

“Ada indikasi dari listrik, tapi masih diselidiki,” katanya, Minggu (21/2).

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Dia menambahkan, sejak api mulai menyala pukul 15.30 WIB, api baru bisa dikendalikan satu jam setengah kemudian. Sedikitnya 19 unit kendaraan pemadam kebakaran dari Kota Bandung, Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung dikerahkan.

Dia mengaku, banyaknya gerai yang tutup pada saat kejadian menjadi salah satu kendala petugas dalam melakukan pemadaman. Petugas harus membongkar pintu atau rolling door untuk memastikan keadaan di dalam. Selain itu, bagian dalam pusat komputer tersebut juga diisi oleh material yang mudah terbakar.

“Di lantai dua kendalanya karena sebagian besar terkunci, sehingga membuat kesulitan untuk membuka, kemudian di lantai tiga juga banyak material mudah terbakar seperti plastik, mika, atau kardus,” jelasnya.

[did/dan]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge