0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Paska Mahasiswa Tenggelam, Umbul Ponggok Tetap Ramai

timlo.net/aditya wijaya
Objek Wisata Umbul Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Minggu (21/2), tetap ramai dikunjungi wisatawan (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Paska kejadian meninggalnya seorang mahasiswa Institut Pertanian (Instiper) Yogjakarta, Objek Wisata Umbul Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Minggu (21/2), tetap ramai dikunjungi wisatawan.

“Iya Mas kemarin mendengar berita duka itu. Tapi mau bagaimana lagi, kita sudah niat mau renang disini,” ujar salah seorang pengunjung Umbul Ponggok, Upik Sedu (22).

Warga Kelurahan Pasar Kliwon, Kecamatan Semanggi, Kota Surakata itu datang bersama 11 orang temannya. Ia mengaku sudah berulang kali mendatangi maskot wisata air Klaten yang terkenal dengan aktivitas snorkling (menyelam) dan foto di bawah air tersebut.

“Sudah tak terhitung main ke Ponggok. Yang penting sebelum menyelam makan dulu, baru pemanasan Mas. Lalu jangan lupa pakai pelampung,” kata Upik.

Hal senada juga disampaikan Reza Pahlevi (24), mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) asal Gresik, Jawa Timur. Bersama sembilan temannya, Rexa yang datang dari Yogya ini mengatakan pentingnya pemanasan sebelum berenang.

“Tadi habis ikut turnamen futsal di Boyolali langsung kita melepas lelah ke Ponggok. Kalau menurut saya, selain pemanasan yang cukup, regu penyelamat disini tidak hanya mengawasi dari pinggir kolam, tapi juga harus nyemplung. Kan itu yang nyemplung kebanyakan operator penyewaan foto Mas,” ucap Reza memberi masukan.

Sebelumnya, Sabtu (20/2), Altisna Galang Norendra (20) warga Dukuh Ngendengan, Desa Pandes, Kecamatan Wedi ditemukan meregang nyawa di dasar kolam Umbul Ponggok. Diduga, korban mengalami kram perut yang berenang.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge