0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Berlubang, Jalur Giriwoyo-Giritontro Rawan Kecelakaan

Jalan Giriwoyo-Giritontro rusak (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Jalan amblas sepanjang 20 meter di Dusun Tulakan Desa Sejati, Kecamatan Giriwoyo mengakibatkan sering terjadi kecelakaan. Kondisi serupa di Desa Watuagung Kecamatan Baturetno tepatnya 200 meter utara jembatan Pakem. Kondisi ini membuat warga berinisiatif menanam pepohonan dan tanda peringatan.

‪”Sejak tiga hari lalu makin parah, banyak yang sudah terjatuh kecelakaan,” kata warga Giriwoyo, Yudi, Minggu (21/2)

‪Selain sebagai bentuk protes terhadap pemerintah agar segera diperbaiki, tanaman itu juga sebagai bentuk peringatan bagi pengguna jalan. Jalur Giriwoyo-Giritontro itu juga minim penerangan.

“Kondisi jalan yang parah dipengaruhi oleh aktivitas truk dam bermutan batu dari tambang batu. Truk seringkali hilir mudik melangsir batu dari tambang ke tempat tandon batu,” katanya.

Senada disampaikan Amin warga Desa Watuagung, Baturetno. Lubang yang terjadi di saluran air atau buk deker yang melintang tepat di atas jalan propinsi sudah hampir dua hari ini. Warga memberi papan peringatan dan juga menanam tanaman agar pengguna jalan lebih berhati-hati. Jalur Baturetno-Giriwoyo sering dilalui kendaraan bertonase berat, sehingga membuat gorong-gorong tersebut tidak mampu menahan beban.

“Jalan raya sejak pagi hingga malam hari ramai, dan padat, terlebih sekarang banyak truk-truk besar mengangkut kayu dari Pacitan (Jatim) melintasi jalur ini. Apalagi jalan ini sempit, kalau tidak segera diperbaiki, kami khawatir akan jatuh korban,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge