0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Saksikan GMT Sekarang, atau Tunggu Ratusan Tahun Lagi

merdeka.com
Gerhana matahari total (merdeka.com)

Solo — Momentum Gerhana Matahari Total (GMT) diprediksi akan muncul pada 9 Maret mendatang. Hal ini, akan menjadi sebuah momentum yang sangat berharga bagi sejarah umat manusia. GMT sendiri, terakhir terjadi pada tahun 1983 dan diprediksi akan kembali terjadi paling cepat 40 tahun atau bahkan ratusan tahun mulai dari tahun ini.

“Di Indonesia, momentum GMT ini bisa sangat jelas nantinya terlihat. Mungkin, tiap orang hanya akan melihat sekali peristiwa alam semesta yang sangat menakjubkan tersebut,” kata Ketua Umum Asosiasi Maestro Astronomi dan Ilmu Falak Indonesia Merdeka (ASTROFISIKA), A R Sugeng Riyadi saat dihubungi wartawan, baru-baru ini.

Meski begitu, kata Sugeng, terkadang ada pihak yang memiliki penafsiran salah terkait GMT. Terbukti, tahun 1983 pemerintah justru melarang masyarakat untuk menyaksikan fenomena alam semesta tersebut. Mereka melarang masyarakat untuk keluar rumah dan menatap langsung sang surya dengan alasan akan menyebabkan kebutaan. Padahal sesungguhnya jika mata telanjang kita menatap moment istimewa GMT tidak akan berdampak buruk, kecuali jika radiasi sinar matahari pasca gerhana tersebut tertangkap langsung oleh mata manusia.

“Ini membuktikan, bahwa ilmu astronomi bangsa Indonesia masih dangkal. Padahal, momentum itu hanya dapat disaksikan sekali seumur hidup,” terangnya.

Seharusnya, lanjut Sugeng, masyarakat khususnya pelajar diajak ketanah lapang untuk menyaksikan peristiwa dan mengamati proses terjadinya GMT. Sehingga, apa yang diajarkan selama ini diyakini kebenaran dan dapat disaksikan dengan mata telanjang.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge