0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ditangkap Polisi, Hesty ‘Klepek-klepek’ Tengah Hamil

Hesty Aryaduta (kapanlagi.com)

Timlo.net – Pedangdut Hesty Aryaduta (21) diduga terlibat dalam praktek prostitusi. Saat ditangkap, pelantun ‘Cintaku Klepek-klepek’ ini diketahui tengah hamil.

Pengacara PT Nagaswara, Eddy Ribut Harwanto menegaskan, kliennya hanya berstatus sebagai saksi korban sehingga hanya memenuhi kewajiban untuk memberikan keterangan untuk berita acara pemeriksaan (BAP) oleh Polda Lampung. Setelah pemeriksaan selama 1×24 jam, Hesty diperkenankan kembali pulang.

“Hari ini sudah bisa pulang, karena sebagai saksi korban itu selama 1×24 jam polisi melakukan pemeriksaan untuk BAP-nya, kalau sudah selesai hari ini bisa kembali ke Jakarta. Tapi kalau memang belum selesai ya dilanjutkan,” ujar Eddy, Sabtu (20/2).

Dugaan bahwa Hesty dijebak atau tidak, menurutnya sudah masuk substansi masalah penyidikan. Sebagai pengacara, Eddy mengaku hanya bisa memastikan apakah ini benar Hesty, artis dari manajemen PT Nagaswara atau tidak.

“Mengenai apakah Hesty ini mengaku dibayar atau tidak, itu substansinya penyidikan. Yang jelas, saya hanya memastikan, ini memang Hesty ‘Klepek-klepek’ dari PT Nagaswara benar atau tidak itu saja,” lanjut dia.

Menurutnya, nanti setelah kembali ke Jakarta akan melaporkan ke perusahaan, baik itu tentang hasil penyidikannya maupun kelanjutannya. Sehingga pihak perusahaan yang akan mengambil keputusan.

“Sejak kemarin sore ketemu dengan saya, Hesty tidak menceritakannya, hanya menangis dan mengalami syok berat kondisinya,” kata Eddy.

Sebelumnya, Polda Lampung menangkap Hesty Aryaduta karena diduga terlibat dalam praktek prostitusi. Pedangdut ini ditangkap bersama lima orang mucikari dan delapan korban termasuk Hesty sendiri.

Diduga dalam setiap transaksinya pedangdut ini dibanderol dengan tarif sekitar Rp 100 juta. Komplotan perdagangan manusia untuk transaksi seks ini sudah lama diincar petugas kepolisian, dan salah seorang tersangka mucikari berinisial KS merupakan warga Jakarta.

Empat tersangka lainnya, yakni Rian Ariesta, Ade Irawan, Fenta Santosa, Pesta N adalah warga Bandarlampung. Tersangka KS diamankan di Jakarta, Rian Ariesta ditangkap di Karaoke New Dwipa, Pesta N di Karaoke Tanaka, Ade Irawan di Hotel Novotel, dan Fenta Santosa di Hotel Aston Bandarlampung.

Hesty datang dua hari lalu sekitar pukul 01.00 WIB, dan ditangkap di kamar pada salah satu hotel berbintang di Bandarlampung, bersama seorang pria. Dari kamar itu, polisi menyita barang bukti berupa kondom dan sejumlah uang tunai.

Menurut pihak kepolisian, untuk sementara waktu setelah dilakukan pemeriksaan, Hesty akan dipersilakan pulang dan wajib lapor.

Akibat perbuatannya, lima tersangka itu bakal dijerat pasal 2 UU Nomor 2 Tahun 2007 dan UU tentang Perlindungan Anak, mengingat di antara korban yang diperdagangkan adalah pelajar SMA di Lampung.

[rnd]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge