0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Money Politics, Calon Ketua Umum Golkar Didiskualifikasi

dok.merdeka.com
Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakrie (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Pimpinan DPP Golkar menggelar pertemuan dengan pimpinan Ormas serta sayap partai di Kantor Pusat DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat. Pertemuan ini digunakan untuk membahas persiapan munas Golkar.

Salah satu pokok bahasan dalam pertemuan tersebut adalah politik uang atau money politics. Dia berjanji bakal mendiskualifikasi caketum yang bermain uang dalam Munas mendatang.

“Tadi kita bicarakan Munas yang baik dan demokratis untuk jadikan Golkar bersatu dan jadi partai besar. Harapan, semua kita jauhi money politics sejauh-jauhnya,” jelas Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakrie di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (19/2).

Pria yang akrab disapa Ical ini menambahkan, Munas dilaksanakan selambat-lambatnya pada April 2016. Namun, dia belum memastikan soal tanggal pelaksanaannya.

“Tanggalnya belum. Rencananya sudah ada. Akhir bulan Maret paling lambat April, tergantung ketersediaan ruangan,” ungkap Ical.

Tak sebatas komitmen, kata Ical. Dia juga meminta panitia Munas untuk membuat aturan untuk mendiskualifikasi kandidat ketua umum yang terlibat politik transaksional.

“Pada panitia kami minta dibuatkan peraturan bagi yang lakukan money politics akan dilakukan diskualifikasi dan buat secara tertulis,” tukas dia.

Ketika disinggung tentang laporan Nurdin Halid terkait adanya kandidat ketua umum yang membagi-bagikan uang, Ical mengaku belum mendapat informasi itu secara langsung. Dia menyebut hanya mendapat laporan itu berdasarkan pemberitaan media. [tyo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge