0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembiayaan KUR, BRI Kanwil Yogjakarta Targetkan Rp 67 T

Pimpinan Wilayah BRI Yogyakarta, Widodo Januarso (kiri) saat menandatangi MoU dengan Pemkot Solo (timlo.net/setyo pujis)

Solo – PT Bank Rakyat Indonesia kantor wilayah Yogyakarta targetkan Rp 67 Triliun untuk penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) pada 2016. Guna merealisasikan terget, bank plat merah tersebut menggandeng pemerintah kota (Pemkot) Solo agar dapat menggenjot pembiayaan.

“Dari total nominal tersebut kita bagi menjadi dua, yaitu Rp 61 Triliun untuk KUR Mikro dan Rp 7 Trilun untuk KUR Ritel,” ujar Pimpinan Wilayah BRI Yogyakarta, Widodo Januarso kepada wartawan, kemarin.

Dirinya optimis dapat merealisasikan terget tersebut secara maksimal. Pasalnya pembiayaan KUR selama ini sangat dinantikan oleh masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil dan menengah atau UMKM.

“Kenapa dinantikan, karena selain tanpa anggunan, suku bunga KUR saat ini juga sangat rendah atau turun dari 12 persen manjadi 9 persen per tahun,” jelasnya.

Sedangkan upaya percepatan yang dilakukan BRI untuk menggenjot pembiayaan, pihaknya mengaku sudah melakukan penandatangan MoU dengan pemkot Solo. Kerjasama tersebut digunakan untuk mempermudah ijin usaha mikro dan kecil (IUMK) sebagai salah satu syarat pengajuan KUR.

“Dalam kerjasama tersebut, Pemkot Solo sudah menyanggupi akan memberikan IUMK secara gratis kepada pelaku UMKM,” tandasnya.

Widodo juga menyampaikan, jika realisasi KUR dari Januari sampai dengan 15 Februari 2016 sudah mencapai Rp 1,2 Triliun. Dari total tersebut, Soloraya memberikan kontribusi penyerapan cukup tinggi, yaitu sekitar 30 persen.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge