0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Negara ASEAN Berkolaborasi Majukan Sektor Pariwisata

ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net – Negara-negara di ASEAN berkolaborasi untuk mengenalkan potensi wisata masing-masing negara anggota dalam bursa pariwisata terbesar di dunia, ITB Berlin, 9-13 Maret 2016 nanti. Ini merupakan lanjutan dari komitmen forum ASEANTA yang telah ditandatangani di Manila, Filipina, beberapa waktu lalu.

“Dalam hal promosi pariwisata, kami yang berada di satu kawasan ASEAN ini harus bersatu, untuk membuat paket bersama,” jelas Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya, seperti rilis yang diterima Timlo.net, Jumat (19/2).

Misalnya, wisatawan Eropa yang hendak ke Asia Tenggara, singgah di Singapura lalu melanjutkan ke Bali, Jakarta, Batam, Bintan. Atau turun ke Kuala Lumpur dilanjutkan ke Lombok, Labuan Bajo, dan lainnya. Bisa juga turun ke Thailand, setelah beberapa hari pindah ke Indonesia.

“Mengapa harus bersatu? Ya, berada di kawasan yang sama, bersatu untuk mengangkat Wonderful Indonesia, itu sangat strategis buat kita,” jelas Arief Yahya.

Dia beralasan, tiga negara di ASEAN, yakni Singapura, Malaysia dan Thailand, memiliki jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang melampaui Indonesia.

“Kita masih jauh tertinggal, dengan 10,3 juta wisman. Singapore sudah 15 juta, Malaysia 26 juta, Thailand 29 hampir 30 juta. Kita bisa ikut terangkat oleh kawasan ini, apalagi jika para wisman itu sudah bisa membandingkan bahwa culture dan nature kita lebih indah?” jelas dia.

Sekedar gambaran, ada 13.000 pulau di Indonesia yang terbentang dalam 3 zona waktu serta 1.128 kelompok etnis dengan berbagai tradisi dan budaya yang beranekaragam. Identitas Indonesia ini diyakini akan memikat wisatawan dari berbagai belahan dunia.

“Jadi, jika memang Eropa ingin melihat negara-negara ASEAN, ya mereka harus tahu Indonesia. Indonesia harus menjadi bagian wisata ASEAN, ini momentum bersatunya dengan negara ASEAN,” kata Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pasar Eropa, Timur Tengah dan Afrika Kemenpar, Nia Niscaya.

Menurutnya, ada 100 delegasi Indonesia yang terdiri dari kalangan pelaku usaha pariwisata ikut dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari tour operator atau tour agent, hotel dan resor, serta dinas pariwisata provinsi.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge