0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rio Haryanto Pernah Alami Patah Tulang Saat Latihan

Tadi Jayakusuma, security kediaman Rio Haryanto (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Pebalap jet darat kebanggaan Indonesia, Rio Haryanto mencatat sejarah dengan resmi bermain untuk Formula One (F1) bersama tim Manor Racing. Tim asal Inggris ini mengikat pemuda asal Solo berusia 23 tahun tersebut untuk musim 2016.

Namun siapa sangka, pengalaman masa lalu Rio Haryanto pernah hingga menapaki karirnya yang tinggi, adalah pernah mengalami patah tulang akibat tabrakan saat latihan. Penjaga rumah Rio Haryanto bernama Tadi Jayakusuma menceritakan insiden kecelakaan yang dialami Rio pada saat masih bersekolah kelas 4 SD.

“Saya ikut bekerja di keluarga Rio Haryanto sudah 21 tahun. Berarti pas usianya dua tahun, saya sudah jadi satpam di sini. Pernah mengalami kecelakaan saat latihan Gokart kalau nggak salah waktu kelas 4 SD di sirkuit Bandara Adi Soemarmo,” beber Tadi Jayakusuma kepada Timlo.net, Jumat (19/2) siang.

“Ceritanya waktu latihan di trek lurus dengan kecepatan tinggi, ternyata ada anak-anak balapan liar warga setempat bersimpangan. Kecelakaan tak terhindarkan dan Rio mengalami patah tulang tangannya,” imbuhnya.

Tadi juga menceritakan bahwa kesuksesan Rio yang akhirnya mampi menembus F1 karena hasil kegigihannya. Diakuinya, sejak kecil Rio memang menggemari olahraga, mulai dari lari pagi, berenang, hingga fitnes.

“Rio itu anaknya menyenangkan, ramah, selalu menyapa. Tekun, selalu berjuang untuk cita-citanya. Bidang olah raga memang selalu digelutinya,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge