0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Wisatawan Tiongkok Mulai Lirik Indonesia

timlo.net/putra kurniawan
Suasana Imlek di The Park Mall (timlo.net/putra kurniawan)

Timlo.net – Wisatawan mancanegara (Wisman) yang datang ke Indonesia selama kurun waktu liburan Imlek 2567 didominasi dari negeri Tiongkok. Pertemuan bilateral dua negara, RI-Tiongkok beberapa waktu lalu diklaim menjadi pendorong masuknya wisatawan dari negeri tersebut.

“Tetapi yang istimewa adalah, Endrosernya Pak Presiden Jokowi sendiri. Ini adalah dampak pertemuan bilateral beliau dengan Presiden Xi Jinping, di sela-sela KTT G-20 tanggal 17 November 2015 lalu,” kata Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, seperti rilis yang diterima redaksi, Jumat (19/2).

Menurutnya, Presiden Jokowi sudah menyampaikan permintaan kepada Presiden Jinping agar wisatawan dari Tiongkok lebih banyak lagi yang ke Indonesia. Bahkan sudah menyebut angka 10 juta sampai tahun 2019.

Pertemuan antar dua presiden itu, langsung dilanjutkan dengan pertemuan Menpar RI Arief Yahya dengan Chairman CNTA –China National Tourism Administration atau Menpar RRT, Mr Li Jinzao. Bahkan sudah tiga kali bertemu untuk menjalin kemitraan dalam pariwisata.

Target 20 juta total itu, memang bukan target sembarangan. Februari 2016 ini Bali didarati 200 charter flight dari Tiongkok, berikut dengan Jakarta, Batam, Manado dan Singkawang.

Sejak 2015, Wonderful Indonesia ditancapkan dalam promosi pariwisata ke banyak kota di sana. Dari Beijing, Kunming, Shanghai, Chengdo, Xiamen, dan lainnya. Dari 65 charter flight yang terbang dengan pesawat Garuda, itu berasal dari 11 provinsi, yakni Xinjiang, Helongjian, Hubei, Shanghai, Henan, Hunan, Liaoning, Beijing, Shenzen, Guangzhou, Hongzhou, Wuhan, Chengdu, Chongqing.

“Itu baru yang dihandle Garuda, masih ada yang pesawat China dan masih ada yang regular flight,” jelasnya. (*)

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge