0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sarip : Kalau Ditowel, Kenapa Istri Saya Pusing-Pusing

dok.timlo.net/aditya wijaya
Sarip Nurachman (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten – Sarip Nuruchman (38) kembali mengatakan, apa yang menimpa istrinya, Wiwin Susilowati (32) yang dituliskan di media sosial karena pemukulan oleh anggota Satlantas Iptu Sriyanto adalah yang sebenarnya. Hal itu menyusul pernyataan dari Polres Klaten tentang towelan, bukan pemukulan.

“Kalau refleks penowelan, kenapa (Iptu Sriyanto) enggak langsung minta maaf. Terus kenapa istri saya langsung pusing-pusing dan periksa ke rumah sakit kalau itu ditowel,” kata Sarif saat ditemui di kios telepon selulernya di Sub Terminal Bendogantungan, Kamis (18/2) malam.

Sarip masih penasaran, kesalahan apa yang diperbuat istrinya yang sedang memboncengkan putranya berusia 3,2 tahun itu hingga menerima pukulan dengan tangan kosong oleh Iptu Sriyanto. Jika melanggar peraturan lalu lintas, seharusnya yang bersangkutan tidak perlu memukul helm istrinya.

“Kalau itu pelanggaran, kok enggak ada surat tilangnya. Padahal temannya yang memeriksa surat kelengkapan motor istri saya waktu itu juga langsung minta maaf. Bahkan menasihati, mendingan besok kalau bawa anak-anak langsung jalan terus saja,” ucap Sri.

Warga Dukuh Jurukan, Desa Trunuh, Kecamatan Klaten Selatan itu mengaku, sampai detik ini belum ada mediasi antara kepolisian dan istrinya. Ia masih percaya pada proses pendisiplinan yang berlangsung di Seksi Profesi dan Pengamanan (Sie Propam) Polres Klaten. Bahkan saksi dari istrinya hari ini dimintai keterangan Propam.

“Saya masih percaya mengikuti proses pendisiplinan (Iptu Sriyanto) di Propam. Harapannya, proses tersebut tetap berjalan dan citra kepolisian tetap baik. Bukannya enggak mau mediasi, tapi yang dimaksudkan atau esensi mediasi itu seperti apa,” ucap Sarip.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge