0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kapolres Klaten Pertanyakan Bukti Visum Pemukulan oleh Anggotanya

Ilustrasi (dok.merdeka.com)

Klaten – Kapolres Klaten menegaskan tidak ada pemukulan oleh anggota Satlantas kepada Wiwin Sulistyowati (32) saat operasi penertiban kendaraan, Senin (15/2) lalu.

“Hasil visum dari dokter itu tidak ada, makanya kita juga heran bagaimana caranya ada pemukulan,” ujar Kapolres Klaten AKBP Faizal, Kamis (18/2).

Pernyataan tersebut dia sampaikan berdasarkan laporan Wiwin ke Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Klaten. Dalam laporannya, perempuan asal Dukuh Jurukan, Desa Trunuh, Kecamatan Klaten Selatan itu hanya menyerahkan bukti kwitansi pembelian obat-obatan di Rumah Sakit (RS) Cakra Husada.

Berdasarkan laporan Iptu Sriyanto, kata Kapolres, yang terjadi hanyalah towelan (mencolek). Menurutnya, towelan itu tergantung sudut pandang orang yang menerimanya dan bisa ditafsirkan beragam. Sehingga dia menyayangkan adanya tindak pemukulan seperti postingan yang beredar di media sosial.

“Kalau di lapangan towel tergantung bagaimana kita menafsirkannya. Kalau mau diributkan ditowel kan bisa jadi ribut. Kalau mau diterima dengan akal biasa saja tidak ada yang dirugikan juga,” ucapnya saat dihubungi wartawan.

Namun demikian, pihaknya telah menempuh cara kekeluargaan dengan meminta maaf dan mediasi kepada pelapor Wiwin. Sedangkan proses pendisiplinan terlapor Iptu Sriyanto di Propam tetap berjalan.

“Mediasi sudah tapi dari sana kan mengajukan persyaratan, kalau ada pidana ya silakan nanti. Kedepan kalau memang terbukti ada pelanggaran (Iptu Sriyanto) sidang disiplin akan tetap dilaksanakan,” kata Faizal.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge