0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diduga Terlibat ISIS, Warga Ngringo Dideportasi dari Turki

Ilustrasi ISIS (merdeka.com)

Karanganyar – Fuadi Yasri, warga Negara Indonesia (WNI) dideportasi dari Turki karena diduga terlibat jaringan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), Selasa (18/2). Fuadi yang beralamat di Ngringo, Jaten Karanganyar dideportasi bersama dua orang warga negara Indonesia lainnya.

“Kita sudah periksa dan ternyata yang bersangkutan tidak membuat Paspor di sini, sehingga kami tidak bisa menelusuri lebih jauh latar belakang yang bersangkutan,” kata Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Surakarta, Adi Putranto, Kamis (18/2).

Informasi yang didapat, dua WNI lain yang dideportasi yakni Saefulloh warga Banguntapan Bantul dan Abudin Amimi warga Bekasi. Begitu tiba di indonesia, tiga WNI itu langsung diamankan kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Adi mengatakan, setelah mendapatkan informasi pendeportasian Fuadi, dirinya langsung melakukan pemeriksaan dokumen yang ada. Pihaknya juga langsung menelusuri asal muasal yang bersangkutan dan dicocokan dengan data yang ada di kantor Imigrasi Surakarta.

Namun dari penelusuran yang dilakukan, tidak ditemukan adanya data yang cocok dengan nama Fuadi Yasri. Dengan demikian, kemungkinan yang bersangkutan ke luar negeri dengan membuat paspor di tempat lain atau menggunakan identitas yang tidak sesuai dengan nama yang bersangkutan.

Dia mengatakan proses pembuatan Paspor tersebut bisa dilakukan secara online di seluruh kantor imigrasi yang ada di Indonesia. Sehingga warga di Solo dan sekitarnya bisa membuat paspor di kantor Imigrasi lain yang ada di luar Kota Solo.

“Kalau pembuatannya di sini, kita kan bisa melacak dari dokumen yang ada dan kita juga tidak mendapatkan tembusan terkait dengan deportasi kepada yang dilakukan,” ucapnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge