0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BPBD Solo Kewalahan Tangani Bencana Besar

Kepala Harian BPBD Solo Gatot Sutanto menunjukkan sejumlah pakaian tahan api (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo mengakui terkait kekurangan sarana dan prasarana untuk penanggulangan bencana. Meski cukup, namun untuk penanggulan bencana besar kurang memadai.

“Yang ada saat ini kami maksimalkan, namun jika bencana besar seperti banjir tahun kemarin dan kebakaran seperti Pasar Klewer terjadi kami jelas kewalahan dengan sarana dan prasarana yang ada saat ini,” terang Kepala Harian BPBD Kota Solo, Gatot Sutanto saat ditemui Timlo.net, di ruang kerjanya, Kamis (18/2) siang.

Saat terjadi kebakaran, kata Gatot, pihaknya hanya memiliki sebanyak 17 pakaian tahan api yang digunakan oleh personel mereka. Jumlah tersebut biasanya dipakai secara bergantian ketika personel hendak menjinakkan api dengan masuk ke sumber kebakaran. Padahal, idealnya setiap personel pemadam kebakaran ketika bertugas harus mengenakan pakaian pelindung guna mengantisipasi hal tidak diinginkan.

Sementara, untuk peristiwa bencana alam seperti banjir pihaknya menggantungkan penyelamatan dengan menggunakan lima perahu karet. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk mengatasi bencana yang terjadi di kawasan bantaran sisi timur Kota Solo. Namun, ketika bencana banjir juga melanda bagian barat dan utara Solo maka akan sangat kewalahan mengevakuasi korban.

“Pastinya, alat yang kami gunakan hanya untuk mengcover bencana ringan hingga sedang. Tapi, kalau sudah mencapai kategori besar kami membutuhkan bantuan dari BPBD di kawasan Solo Raya,” ujar Gatot.

Sebelumnya diberitakan, Komisi IV DPRD Solo membuka pintu guna pengajuan anggaran yang diajukan oleh BPBD Solo dalam menghadapi bencana. Upaya ini dilakukan, setelah mereka melakukan peninjauan ke Markas BPBD Solo yang terletak di sebelah utara lapangan Kota Barat.

Berdasarkan peninjauan yang dilakukan oleh Komisi IV mereka berkesimpulan, kelayakan gudang dan minimnya ruang penyimpanan yang dimiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo dinilai sangat memprihatinkan. Selain sempit, sarana peralatan yang ada juga terbatas dan terkesan acak-acakan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge