0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Proyek Tol Ancam Tempat Usaha Warga Ampel

dok.timlo.net/nanin
Jalur Kenteng-Tlatar yang bakal dibangun fly over dalam proyek jalan tol Semarang-Solo (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Dampak proyek jalan tol Semarang-Solo sektor Salatiga-Boyolali mulai dirasakan warga. Seperti di jalan Kenteng-Tlatar, Dusun Ngasemrejo, Desa Ngargosari, Ampel, sebanyak tujuh warga terancam kehilangan mata pencaharian. Menyusuk jalur tersebut akan di tutup dan diganti dengan fly over.

“Kalau dibangun fly over, lingkungan usaha kami tidak ada akses jalan, belum tahu ini nanti gimana,” kata Rukimin, pemilik counter pulsa dan laundry, Kamis (18/2).

Tidak hanya Rukimin yang resah, masih ada enam warga lain yang memiliki usaha di jalur tersebut, yaitu warung makan Pak Tarno, toko klontong dan isi ulang air mineral Pak Slamet, toko klontong dan kerajinan sangkar burung Bu Siti, warung makan Bu Sarmi, warung Pak Jumadi, dan bengkel Pak Joko.

“Lingkungan kami juga tidak nyaman, getaran sangat terasa saat ada truk yang melintas,” tambah Rukimin.

Rumah Rukimin sendiri hanya berjarak dua meter dari patok batas tol. Rukimin mengaku selama ini belum ada sosialisasi dari pihak pelaksana proyek jalan tol. Diakui,proyek tol memberikan dampak lingkungan mulai dari masalah kebisingan, debu, getaran, dan sederet dampak sosial yang akan timbul pra dan pasca jalan tol selesai dibangun.

“Kita sama sekali tidak pernah diajak duduk bersama untuk membicarakan dampak proyek ini,masyarakat yang menjadi korban,” tambah warga lain, Eko.

Pihaknya berharap pemerintah dan pelaksana proyek menindaklanjuti keluhan warga ini. Paling tidak, mengajak warga untuk duduk bersama membahas persoalan ini sehingga tidak menimbulkan keresahan.

Terpisah, Kades Ngargosari, Pomo, pihaknya akan menampung keluhan warga dan membicarakan masalah ini. Diakui, apapun masalah terkait jalan tol di Desa Ngargosari selama ini sudah dilakukan sosialisasi.

“Nanti kita akan lakukan pembahasan lagi dengan RT dan tokoh masyarakat,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge