0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lagi Pesta Narkoba, Tiba-Tiba Listrik Dimatikan Polisi

Ilustrasi barang bukti Narkoba (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Sragen berhasil membekuk dua orang yang sedang pesta Narkoba di sebuah rumah di Kampung Kuwungsari RT 6, Kelurahan Sragen Kulon, Kecamatan Sragen. Untuk menangkap tersangka, polisi memancingnya dengan mematikan meteran listrik agar penghuni rumah ke luar.

“Petugas memadamkan listrik di rumah tersebut untuk memancing penghuni keluar, setelah salah satu penghuni rumah ke luar petugas langsung melakukan penangkapan dan penggrebekan,” kata Kasat Narkoba Polres Sragen, AKP Joko Purnomo mewakili Kapolres Sragen AKBP Ari Wibowo, Rabu (17/2).

Penggerebekan itu dilakukan setelah Satres Narkoba menerima laporan dari masyarakat tentang adanya sebuah rumah di Kampung Kuwungsari yang kerap dijadikan pesta Narkoba. Dari laporan itu, polisi mengadakan pemantauan dan penyelidikan di rumah tersebut.

Menurut AKP Joko, memang terdapat aktivitas yang mencurigakan di dalam rumah. Untuk melakukan penangkapan sendiri petugas memancingnya dengan memadamkan listrik. Setelah penghuni ke luar rumah, barulah bisa dilakukan penggerebekan dan menangkap 2 orang yang diduga sedang pesta Narkoba di salah satu kamar, Selasa (16/2) sekitar pukul 20.15 WIB.

Kedua tersangka tersebut adalah Budi Giyanto alias Gundul (28), warga Dukuh Karang Manis RT 18, Desa Pandak, Sidoharjo, dan Aris Yoko Ariyanto alias Ari Datuk (39) warga Kampung Kuwungsari RT 6, Sragen Kulon.

Di kamar tersebut, petugas menemukan barang bukti berupa bong (alat hisap) dan pipet. Saat dilakukan penggeledahan badan dan pakaian juga ditemukan 1 buah plastik klip bening berisi serbuk kristal diduga sabu seberat 1 gram.

“Selanjutnya terlapor dibawa ke Kantor Satres Narkoba guna pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP Joko.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge