0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasatlantas : Refleks Ditowel, Bukan Dipukul

Ilustrasi Polisi Lalu Lintas (merdeka.com)

Klaten — Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Klaten menepis pengakuan Wiwin Susilowati (32) tentang tindakan pemukulan Iptu Sriyanto saat operasi tertib lalu lintas di depan rumah makan Ilham di Dukuh Brajan, Desa Trunuh, Klaten Selatan, Senin (15/2).

“Berdasarkan keterangan dari Pak Sri (Iptu Sriyanto) tidak memukul, tapi ditowel,” ujar AKP Kemas Nata Indranegara, Kamis (17/2).

Diceritakan, saat itu Iptu Sriyanto meminta pelapor asal Dukuh Jurukan, Desa Trunuh, Kecamatan Klaten Selatan itu untuk berhenti di kiri jalan, lokasi operasi kendaraan. Namun Wiwin justru berada di sisi kanan jalan berdekatan dengan median atau pembatas jalan menuju arah Yogyakarta itu.

“Versi Pak Sri di stop ke kiri malah ke kanan, mepet mobil di belakangnya. Diamankanlah itu, tapi Bu Wiwin malah mengomel dan hendak menabraknya. Lalu Pak Sri secara refleks menowel (mencolek) helmnya, bukan memukul,” kata AKP Kemas.

Setelah kejadian itu, Kapolres Klaten AKBP Faizal telah menginstrusikan agar diupayakan langkah mediasi, tapi hingga sekarang belum ada kesepakatan damai. Pihaknya juga siap mengikuti proses hukum lantaran Wiwin sudah melaporkannya ke Seksi Profesi dan Pengamanan (Sie Propam) Polres Klaten.

“Perintah Pak Kapolres mediasi, pendekatan minta maaf. Kemudian andaikata dari pihak pelapor tak mau memberi maaf, dan sudah ada laporan di Propam, biar itu propam yang jalan,” ucap Kasatlantas.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge