0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Festival Jenang: Acara Belum Dibuka, Jenang Sudah Dirayah

dok.timlo.net/achmad khalik
Masyarakat antusias menikmati jenang yang disediakan panitia (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Masyarakat nampak tak sabar segera merasakan kelezatan makanan khas jenang. Terbukti, sebelum prosesi pembukaan Festival Jenang Solo 2016 selesai, masyarakat yang telah berjubel langsung “merayah” jenang yang diletakkan di atas sebuah meja panjang.

Pantauan Timlo.net, Rabu (17/2), antusiasme masyarakat mulai terasa sejak pukul 07.00 WIB. Bahkan, mereka rela membawa wadhah khusus untuk mendapat jatah lebih banyak jenang untuk anggota keluarga di rumah.

“Membawa rantang, supaya yang dirumah juga ikut kebagian,” terang salah seorang warga, Puji Lestari (42).

Tak hanya itu, sejumlah stand jenang yang berada di Koridor Ngarsopuro juga langsung ludes dalam hitungan menit. Selain menyediakan jenang khas Solo, Festival jenang juga menghadirkan jenang khas dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Jenang Pedas (Kalimantan Barat), Jenang Papedak (Papua), Jenang Intan Pecah (Kepulauan Riau) dan masih banyak yang lain.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Jenang Indonesia, Slamet Raharjo mengatakan, melalui acara yang diselenggarakan pihaknya berharap masyarakat lebih mengenal makanan khas jenang. Baik, dari Solo maupun dari seluruh kawasan di Indonesia.

“Harapannya, jenang tetap menjadi makanan khas, baik di Solo maupun di Indonesia,” kata Slamet.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge