0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Langganan Banjir, Warga Ngargorejo Minta Kali Botak Dinormalisasi

merdeka.com
Ilustrasi Banjir (merdeka.com)

Boyolali — Intensitas hujan yang mulai tinggi, warga Desa Ngargorejo, Kecamatan Ngemplak, mulai bersiap-siap bila bencana banjir datang. Pasalnya, sudah menjadi langganan desa ini kebanjiran tiap kali hujan deras menguyur. Kondisi ini akibat meluapnya Kali Butak.

“Selama ini Kali Butak menjadi penyebab banjir di Ngargorejo, Kita minta Pemkab segera melakukan normalisasi,” kata Kades Ngargorejo, Hartono, Selasa (16/2).

Dijelaskan, Kali Butak sendiri selama ini mendapat kiriman air dari Sungai Watu Leter di Sambi dan bermuara di Kali Pepe. Karena tidak mampu menampung kiriman air, Kali Butak selalu meluap dan membanjiri ratusan rumah warga Desa Ngargorejo, Desa Kismoyoso dan Desa Dibal, Ngemplak.

“Kita tidak ingin banjir tahun kemarin kembali merendam rumah warga, kita harapkan Kali Butak segera dikeruk,” tambahnya.

Pengerukan Kali Butak, lanjut Hartono, selama satu-satunya solusi agar banjir tidak merendam rumah warga. Paling tidak bila dikeruk sedalam 5 meter, warga bisa terhindar banjir. Sayangnya, usulan agar pengerukan Kali Butak hingga saat ini belum direspon. Disinyalir hal ini karena pengerukan membutuhkan anggaran yang besar.

“Mumpung ada proyek tol, tanahnya bisa untuk perataan, selain itu juga mumpung intensitas hujannya belum tiap hari,” tambahnya.

Sejauh ini untuk antisipasi dini, warga sudah mulai memperbaiki drainase dan selokan air. Langkah ini sebagai upaya untuk mengurangi resiko banjir dari Kali Butak.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge