0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

UNBK, Siswa Tuna Netra Butuh Perlakuan Khusus

dok.timlo.net/tyo eka
Ketua PPDB Soloo, Aryo Widyandoko (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2016 di Kota Solo dipastikan akan diikuti siswa penyandang tuna netra di sejumlah sekolah inklusi. Hal itu dibenarkan pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) setempat.

“Benar sudah ada laporan UNBK bakal diikuti siswa tuna netra di sejumlah sekolah inklusi,” ungkap Sekretaris Disdikpora Solo, Aryo Widyandoko kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (16/2).

Namun demikian, Aryo mengaku, hingga saat ini belum bisa memberi kepastian tentang pelaksanaan bagi siswa inklusi tersebut. Termasuk adanya perlakuan khusus, misalnya terkait huruf braile misalnya.

Pada kesempatan terpisah, Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMKN 8 Solo, Wagimin mengatakan, di sekolahnya ada satu siswa penyandang low vision dari Program Keahlian Karawitan. Sejauh ini sekolah memang sudah menyiapkan guru pendamping yang berasal dari Sekolah Luar Biasa (SLB) untuk membantu membacakan naskah soal UN bagi siswa inklusi tersebut.

“Karena di SMKN 8 ini baru kali pertama UNBK, untuk realisasi rencana pendampingan siswa tersebut nantinya bagaimana, kami menunggu petunjuk lebih lanjut,” kata Wagimin.

Hal serupa juga dikemukakan Kepala SMAN 8 Solo, EP Agustina. Menurutnya, terkait adanya tiga siswa inklusi yang akan mengikuti UNBK tersebut pihaknya sudah menyiapkan rencana untuk memfasilitasi tiga siswa inklusi di SMAN 8 dalam mengikuti UNBK nanti.

Dua siswa yang menyandang low vision, menurut Agustina, akan disiapkan monitor dengan layar yang berukuran lebih lebar dari siswa lainnya. Sedang untuk satu siswa tuna netra, dimungkinkan akan disiapkan guru pendamping untuk membacakan naskah soal UN tersebut dan ruang khusus bagi siswa tersebut untuk mengerjakan soal.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge