0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BTNG Merbabu Rehabilitasi Kawasan Hutan Lindung

Puncak Gunung (Foto Ilustrasi) (Dok.Timlo.net)

Boyolali — Kebakaran hutan di Kawasan Gunung Merbabu tahun lalu, tercatat sebagai musibah terbesar selama beberapa tahun terakhir. Tercatat ada 610 hektar lahan yang ludes terbakar, atau 10 persen dari luasan hutan. Kawasan hutan yang terbakar meliputi Boyolali, Magelang dan Salatiga.

“Tahun ini, kita akan lakukan pemulihan ekosistem seluas 50 hektare dengan anggaran sekitar Rp 300 juta,” kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha BTNGMb, Himawan Gunadi, Minggu (14/2).

Pemulihan ekosistem terutama dilakukan zona inti kawasan hutan Merbabu. Namun sayang, anggaran operasional BTNG Merbabu tahun ini menurun. Tahun lalu mencapai Rp 10 Miliar saat ini hanya berkisar Rp 7 Miliar saja. Meski demikian pemulihan ekosistem akan tetap dilakukan, untuk menjaga kelestarian kawasan hutan lindung.

Sementara itu, terkait dengan kebakaran hutan yang terjadi hingga November 2015 lalu, kecil kemungkinan terjadi disebabkan faktor alam. Pada kebakaran terakhir, hampir 99 persen disebabkan oleh faktor manusia. Selain merusak kawasan hutan, luasnya areal kawasan hutan lindung yang terbakar juga merusak habitat satwa di Gunung Merbabu. Sejumlah jenis hewan berpindah di sekitar kawasan hutan lindung. Kebakaran juga merusak daerah tangkapan air, dikhawatirkan nanti bakal mempengaruhi keberadaan sumber-sumber air di Merbabu.

“Kita akan lakukan penelitian untuk perubahan ekosistem ini,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge