0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Drainase Buruk, Jalur Baturetno-Giriwoyo Banyak Lubang

timlo.net/tarmuji
Warga memasang papan peringataan di badan jalan Raya Baturetno-Giriwoyo (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Sejak musim hujan, jalan raya Baturetno-Giriwoyo mengalami kerusakan. Seperti terlihat mulai dari depan Balai Desa Baturetno hingga pertigaan Balairejo. Penyebab utamanya saluran air yang tersumbat membuat air meluber ke badan jalan. Praktis aspal jalan terkelupas dan membuat lubang yang menganga.

“Jalan propinsi ini penghubung antara Wonogiri dan Pacitan (Jatim), dan lalu lintasnya padat. Selain itu sering dilalui kendaraan bertonase berat setiap harinya. Kondisinya rusak seperti ini, tapi kok sama sekali tidak ada perhatian pemerintah,” ungkap warga Baturetno, Haryoto, Minggu (14/2).

Menurutnya, setiap hujan turun, air dari saluran yang berada di timur jalan raya meluap dan menutup separuh badan jalan. Sedangkan, kondisi jalan raya Baturetno ini terbilang sempit, sedang intensitas lalu lintasnya ramai.

“Ada beberapa titik genangan air, seperti depan Lembaga Bimbel Dusun Batu Kidul, hingga depan swalayan utara pertigaan Balairejo. Kondisi itu sudah terjadi cukup lama, hampir dua bulan ini,” jelasnya.

Kondisi ini membuat pengguna jalan memilih menghindari genangan air tersebut. Namun celakanya, para pengguna jalan, terkadang sembrono, mereka kerap mengabaikan keselamatan jiwanya. Lantaran prihatin dengan kondisi jalan tersebut, warga sekitar memberikan papan peringatan yang dipasang persis di dalam kubangan air yang berada di badan jalan.

“Pekan ini sudah ada satu korban jiwa melayang di lokasi tersebut lantaran kecelakaan lalu lintas, “katanya.

Hal senada diutarakan oleh pengguna jalan, Widodo, warga asal Kecamatan Giriwoyo. Dia mengatakan, jalan raya milik propinsi khususnya dari Kecamatan Baturetno hingga Giriwoyo mengalami kerusakan, mulai dari adanya titik-titik lubang jalan, juga bergelombang.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

KEMBALI KE ATAS badge