0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anak Pengungsi Eks Gafatar Terserang Cacar Air dan ISPA

dok.timlo.net/nanin
Pendataan ulang Eks Gafatar di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, beberapa waktu lalu (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali – Sejumlah anak pengungsi eks Gafatar di Asrama Haji Donohudan, Boyolali mulai terserang penyakit cacar air dan infeksi saluran pernafasan akut (ISPA). Relawan Sahabat Kapas yang selama ini mendampingi anak-anak pengungsi eks Gafatar meminta Dinas Kesehatan Kota (DKK) setempat segera melakukan penanganan medis.

“Temuan kami anak-anak terkena cacar air dan ISPA. Kami relawan tidak punya bakgroud pengalaman medis. Jadi, kami mendorong DKK untuk bergerak,” kata relawan Sahabat Kapas, Dian Sasmita saat dihubungi wartawan, Sabtu (13/2).

Dian mengaku tidak tahu berapa persis berapa jumlah anak-anak yang terkena penyakit cacar air dan ISPA. Namun, penyakit cacar air dan ISPA itu mulai diketahui oleh para relawan, Jumat (12/2) kemarin.

Untuk sementara, relawan telah mengontak Palang Merah Indonesia (PMI) Solo untuk mengirimkan vitamin. Bantuan dari PMI Solo diharapkan bisa menjadi pertolongan pertama sambil menunggu DKK.

Terpisah, Sekretaris PMI Solo, Sumartono Hadinoto membenarkan adanya permintaan vitamin dan bantuan medis dari relawan Sahabat Kapas yang bertugas di Donohudan. Sumartono mengaku sudah mengirim vitamin dan satu ambulans lengkap dengan dokternya.

“Info yang kami terima ada 100 lebih anak-anak yang terkena cacar air dan ISPA. Sudah kami kirimkan vitamin dan ambulans. Cacar air ini harus segera ditangani karena penularannya cepat,” ungkap dia.

Editor : Ari Kristyono

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge