0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ferry Anto Gantung Sepatu

dok.timlo.net/aryo yusri atmaja
Penyerang Persis Ferry Anto (kaos merah) (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo – Pemain senior sekaligus ikon klub Persis Solo, Ferry Anto Eko Saputro secara mengejutkan memutuskan untuk gantung sepatu. Pemain berjuluk El Tigre ini dengan bulat telah memutuskan untuk pensiun dari dunia sepak bola pada usianya yang genap 31 tahun.

Suramnya kondisi persepakbolaan di negeri ini menjadi alasan bagi pria yang lahir di Sukoharjo, 12 Februari 1985. Keadaan sepak bola Indonesia masih carut-marut hingga berujung pada berhentinya kompetisi yang diidam-idamkan para penggiat olahraga paling populer di dunia ini.

Berhentinya kompetisi sepak bola Indonesia membuat para pelaku di dalamnya ikut kelabakan. Ferry beranggapan, rezeki dari sepak bola di tengah situasi sekarang ini sudah tidak dapat diandalkan. Praktis hal ini membuatnya harus menyudahi hubungan dengan rumput hijau.

“Bisa dibilang begitu (pensiun-red). Alasannya karena ketidakjelasan kondisi sepak bola Indonesia. Ini sudah menjadi keputusan saya secara matang. Terus terang, tidak ada kompetisi berarti tidak ada pemasukan,” terang Ferry kepada Timlo.net, Sabtu (13/2) siang.

“Saya sudah tidak muda lagi, dan harus punya pilihan. Turnamen-turnamen atau tarkam tidak mungkin menjadi sumber penghasilan. Alhasil saya akan meneruskan usaha orang tua yakni toko gordin, karena sepak bola sudah tidak bisa diharapkan lagi pemasukannya,” imbuh pemilik nomor punggung 17 di Persis Solo ini.

Lima tahun terakhir ini karirnya dihabiskan bersama klub berjuluk Laskar Sambernyawa. Ferry mengaku dengan berat hati meninggalkan rutinitas sepak bola berikut dengan klub dan para fans kebanggaannya.

“Tentu sangat berat memutuskan untuk berhenti. Menjadi pemain bola adalah cita-cita saya sejak kecil, apalagi banyak kenangan bersama Persis Solo yang tidak bisa diceritakan satu demi satu. Namun saya harus kembali memilih, dan keluarga sangat mendukung keputusan ini,” lanjut Ferry.

Pengabdiannya bagi Laskar Sambernyawa diakuinya sudah lebih dari cukup. Ferry turut membantu Persis menapaki sejumlah prestasi. Terutama pada musim 2014 saat mampu menembus babak 8 besar Divisi Utama. Serta sejumlah turnamen seperti runner-up Piala Polda Jateng dan kampiun Plumbon Cup.

Ferry juga sempat bermain untuk sebuah laga amal Garuda Merah-Putih awal bulan Februari kemarin, bersama rekannya di Persis, Dedi Cahyono Putro. Dirinya akan menghadap jajaran manajemen klub Persis Solo terkait keputusannya untuk berhenti dari dunia sepak bola.

“Saya akan bertemu dengan Pak Totok (Direktur Olahraga Persis-red), kalau dengan pelatih Agung Setyobudi sudah beberapa waktu lalu. Tentu saya ingin Persis bisa terus berprestasi dan sukses mewujudkan ambisi masuk jajaran tim teratas,” pungkas pengagum klub Italia, Juventus ini.

Data diri Ferry:
Nama Lengkap: Ferry Anto Eko Saputro
Tempat/Tanggal Lahir: Sukoharjo, 12 Februari 1985
Posisi: Penyerang
Perjalanan karir: Persis Junior (2001-2002), Persis Solo (2003-2004), Persebi Boyolali (2005), Persiharjo Sukoharjo (2006), PS Palembang (2007), PSSA Asahan Medan (2008), Persibat Batang (2008), Persis Solo (2009), PSS Sleman (2010), Persis Solo (2011-2015).

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge