0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Korban Guru Cabul Harus Jadi Perhatian Pemerintah

dok.timlo.net/tarmuji
Tersangka pencabulan menjalani pemeriksaan di Polres Wonogiri (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Terbongkarnya kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan tersangka Adi Winarno (56) guru SD negeri di Kecamatan Baturetno, Wonogiri, tak lepas dari peran serta  masyarakat sekitar lingkungan sekolah. Utamanya Kepala Dusun (Kadus) setempat yang peka dengan kondisi Baturetno belakangan ini.

“Kebanyakan korbannya anak-anak masih satu desa dan notabene dengan sekolahan jaraknya dekat,” ungkap Kadus di Kecamatan Baturetno, Watik, Jumat (12/2).

Menurut dia, terkuaknya kasus pencabulan terhadap belasan siswi SD ini bermula saat dirinya menggelar sosialisasi tentang Perlindungan Anak dan Perempuan di dusunnya. Kebetulan, saat itu ada desas-desus yang berkembang, jika murid-murid SD di dusun tersebut diperlakukan seperti apa yang diterangkan dalam materi sosialisasi itu dan merupakan sebuah larangan.

“Nah, waktu itu anak-anak yang menjadi korban itu mengikuti kegiatan TPA, kemudian momen itupun kami gunakan untuk menanyai satu persatu, dan akhirnya mereka pun mengakui jika kerap diperlakukan tak senonoh oleh oknum guru cabul tersebut,” jelasnya.

Dikatakan, dengan terkuaknya kasus guru cabul tersebut, masyarakat pun lebih berhati-hati dan waspada. Di sisi lain, warga sekitar pun mengaku prihatin, namun mereka tidak memandang para korban dan keluarga korban dengan sudut pandang yang diskriminatif.

Bahkan, ada salah satu korban berasal dari keluarga penyandang cacat. Ibu korban mengalami cacat penglihatan, sedang ayah kandungnya mengalami cacat pada kakinya.

“Dari belasan korban pencabulan itu, rata-rata keluarganya berlatar belakang ekonomi bawah, alias kalangan petani,” katanya.

Dia berharap, kasus serupa tidak terulang kembali di Baturetno. Terlebih menyangkut masa depan anak-anak. “Harapan kami pemerintahan yang baru ini lebih memberikan perlindungan dan pendampingan, seperti apa yang sudah digembar-gemborkan,” harapnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge