0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dinilai Penyebab Banjir, Proyek City Walk Diprotes Warga

Jalan Jendral Sudirman Sukoharjo menyerupai aliran sungai (timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Banjir yang terjadi di Jalan Jendral Sudirman Sukoharjo diduga disebabkan proyek pembangunan City Walk di atas saluran irigasi sekunder. Bangunan City Walk mempersempit saluran sehingga jika terjadi hujan, saluran tidak bisa menampung air dan meluap ke jalan dan pemukiman warga.

“Banjir yang terjadi sudah jelas dikarenakan bangunan yang berdiri di saluran irigasi ini, selain itu kita juga kesulitan jika akan melakukan pengecekan ataupun membersihkan saluran jika ada sampah yang menghambat air,” kata Ketua Paguyuban Petani Pengguna Air Colo Timur, Jigong Hardjanto, Jumat (12/2).

Sejak awal pembangunan Jigong bersama petani yang mengandalkan air dari saluran irigasi ini sudah mengajukan keberatan. Pasalnya, dengan dibangun City Walk dan ditutup total, petani tidak bisa memantau jalannya air, selain itu saluran bisa dipastikan menjadi lebih sempit dan mengurangi debit air.

Selain petani, protes juga disampaikan warga terdampak banjir di sepanjang aliran saluran irigasi sekunder Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS). Pasalnya, sejak puluhan tahun, baru kali ini terjadi banjir sejak dibangun City Walk, warga berharap dilakukan peninjauan ulang.

“Baru tiga kali ini terjadi banjir yang cukup mengerikan, jalan berubah menjadi aliran sungai yang cukup deras dan air masuk rumah hingga setinggi paha orang dewasa. Kami minta agar ditinjau ulang kalau perlu dibongkar lagi saja,” tandas salah satu warga, Galih.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge