0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dukun Cabul Wonogiri ini Setubuhi Gadis Selama 5 Tahun

Dukun cabul menjalani pemeriksaan polisi (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Hampir lima tahun, seorang gadis di Kecamatan Selogiri, Wonogiri menjadi korban pencabulan  warga Wonoboyo, Wonogiri Kota. Berkedok sebagai dukun ampuh, lelaki paruh baya, Agus Mbekur (50) dengan puasnya menggagahi tubuh mulus korban, semenjak masih duduk di bangku SMA hingga kini sudah menjadi mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Solo.

“Tersangka yakni Agus Mbekur, warga Wonoboyo, Wonogiri. Sedang korbannya yakni RPG (20) warga Selogiri,” ungkap Kapolres Wonogiri AKBP Windro Akbar Panggabean, Jumat (12/2).

Menurut Kapolres, kejadian tersebut terjadi sejak 2011 silam. Saat itu RPG masih duduk di bangku SMA sekitar umur 16 tahunan .Sementara itu, Agus Mbekur yang berprofesi sebagai aktivis LSM terkenal dan mampu menyembuhkan orang sakit.

“Dari keterangan korban maupun pengakuan pelaku, saat itu RPG meminta bantuan Agus ,yakni untuk memutuskan hubungan dengan pacarnya, dan kemudian Agus menyanggupinya,” terangnya.

Melihat kemolekan gadis bau kencur itu, terbersit akal bulus dalam benak dukun cabul tersebut. Kemudian kesanggupannya memutuskan hubungan percintaan RPG dan pacarnya pun dilakukan dengan sebuah tipuan. Bahwa, jika saat itu korban tengah hamil dua bulan. Korban pun sempat meminta untuk menggugurkan kandungannya, namun Agus mengatakan jika sudah terlambat dan tidak bisa digugurkan. Salah satu cara hanya dipindah ke perut wanita lain. Konon wanita yang ditransfer janin RPG warga Karanganyar.

“Pelaku  mengajak korban ke sebuah hotel dengan alasan untuk melakukan sebuah ritual. Di dalam kamar hotel itu, korban ditelanjangi lalu sekujur tubuhnya dibaluri kembang, setelah itu ditiduri pelaku hingga berulangkali,” katanya.

Tahun demi tahun berlalu ,hamir dalam satu bulannya, dua kali Agus meminta jatah bersetebuh dengan RPG dengan alih-alih yang sama pula. Tidak hanya menikmati tubuh gadis belia itu saja ,akan tetapi pelaku juga sempat meminta uang kepada RPG dengan dalih untuk ganti rugi. Pasalnya wanita yang mendapatkan transfer-an janin RPG meninggal dunia.

“RPG terpaksa menjual handphone dan laptopnya, kemudian hasil penjualan barang-barang tersebut diberikan kepada Agus,” terang Kapolres Wonogiri.

Ditambahkan, perbuatan mesum tersebut dilakukan berulang-ulang oleh pelaku. Hingga akhirnya pada Januari lalu kasus tersebut terkuak. Dimana saat itu Agus hendak meminta jatahnya,namun RPG menolak, bahkan Agus mengancam akan melaporkan apa yang sudah terjadi kepada orang tua korban.

Bukannya takut karena ancaman Agus, namun RPG malahan menceritakan peristiwa yang telah ia alami. Orang tua RPG pun berang, kemudian melaporkan kajadian tersebut ke Mapolsek Wonogiri Kota, dan kemudian digelandang ke Unit PPA Mapolres Wonogiri.

“Pelaku kita jerat dengan Pasal 82 UU RI Nomor 23 Tahun 2002 dengan ancaman pidana kurungan maksimal 15 tahun,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge