0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Usung Kembali Era Perserikatan, Piala Bung Karno Digelar Maret

Penggagas Piala Bung Karno, FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Hajatan turnamen sepak bola pemerintah bertajuk Piala Bung Karno tampaknya mengalami penundaan dari jadwal awal. Ya, bila sebelumnya melalui penyelenggara bahwa turnamen ini rencananya digelar 26 Februari, pada akhirnya akan terlaksana pada bulan Maret mendatang.

Penggagas Piala Bung Karno, FX Hadi Rudyatmo menjelaskan, pelaksanaannya baru bisa digelar Maret, lantaran saat ini akan banyak turnamen di beberapa tempat. Kendati demikian, diakuinya persiapan turnamen sepak bola untuk memperingati bulan Sang Proklamator ini menjadi lebih matang.

“Kegiatan turnamen ini adalah bagian dari menghidupkan kembali roh memajukan sepak bola, dan dikemas di bulan Soekarno. Pesertanya tetap 10 tim dari sejumlah Kota di Indonesia. Soal teknisnya seperti pembagian grup maupun jadwal ada pada penyelenggara,” beber pria yang akrab disapa Rudy saat ditemui di kediamannya, di Kelurahan Pucang Sawit, Jebres, Solo, Jumat (12/2) siang.

Dijelaskan, bentuk turnamen Piala Bung Karno adalah kembali mengusung zaman kompetisi perserikatan. Nama klub Persis Solo sebagai salah satu pesertanya pun akan tetap memakai nama aslinya. Pria yang juga merupakan Walikota Solo terpilih ini menegaskan, wewenang untuk tim Solo di Piala Bung Karno ada pada Asosiasi Kota.

“Saya luruskan lagi bahwa memang benar wewenang pembentukan tim wakil dari Kota Solo untuk Piala Bung Karno, ya memang ada di Askot PSSI Solo. Jadi tidak ada lagi itu nama Solo FC akan bangkit lagi. Namanya ya tetap pakai Persis Solo, berikut dengan susunan kepelatihan maupun para pemainnya,” terang Rudy.

“Saya tegaskan pula bahwa tidak akan ada gerakan muncul kubu-kubu baru bahwa turnamen ini, seperti LPI dulu,” tandas eks anggota Komite Normalisasi PSSI ini.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge