0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Banjir Rabu Malam Rendam 745 Rumah di Tiga Kecamatan

merdeka.com
Ilustrasi Banjir (merdeka.com)

Sukoharjo — Banjir yang terjadi pada Rabu (10/2) hingga Kamis (11/2) siang di sebagian wilayah Kabupaten Sukoharjo diakibatkan luapan Bengawan Solo dan drainase mampet. Peristiwa ini merendam sedikitnya 2.000-an jiwa di tiga kecamatan.

“Ada tiga kecamatan yang terdampak, di Grogol, Mojolaban dan Bendosari. Dari ketiga lokasi banjir, kurang lebih ada 700 rumah dan puluhan hektar areal persawahan yang terendam,” kata Kepala BPBD Sukoharjo, Suprapto, Kamis (11/2).

Di Kecamatan Grogol, banjir merendam lima desa, Desa Telukan, Kwarasan, Kadokan, Madegondo dan Parangjoro dengan total rumah yang terdampak sebanyak 508 rumah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini namun kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Sedangkan di Kecamatan Mojolaban, air luapan Sungai Samin dan Bengawan Solo mengakibatkan 176 rumah di tiga desa, Gadingan, Laban dan Tegalmade terendam banjir. Beruntung, banjir tidak berlangsung lama, sejak mulai naik pukul 01.00 WIB, air sudah surut seluruhnya pada Kamis siang.

Sementara itu, di Sukoharjo kota, banjir terjadi diakibatkan drainase yang tidak bekrja sempurna, sehingga tidak mengalirkan air dengan baik. Akibatnya Kelurahan 61 rumah di Kelurahan Gayam dan Kelurahan Jombor terendam air sejak Rabu siang hingga malam.

“Selain itu air banjir juga menggenangi Jalan Jendral Sudirman sekitar dua kilo meter sehingga mengakibatkan lalulintas tersendat,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge