0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Ber-KTP Lagi, Eks Gafatar Dibebaskan Memilih Daerah Tujuan

Pendataan ulang Eks Gafatar di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, beberapa waktu lalu (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Pemerintah akhirnya membuka peluang bagi eks anggota Gafatar yang masih berada di penampungan Asrama Haji Donohudan, Boyolali, untuk memilih daerah tujuan pulang. Langkah tersebut ditempuh, lantaran banyak eks anggota Gafatar yang sudah tidak memiliki KTP dan terlanjur menjual rumah di kampung halaman.

“Kita verifikasi ulang, terkait toleransi dari pemerintah ini,” kata Kepala Sub Bidang Pemilu, Pendidikan, dan Budaya Politik Kesbangpolinmas Provinsi Jawa Tengah, Haerudin, Kamis (11/2).

Dicontohkan, eks anggota Gafatar ber-KTP Kalimantan, mereka boleh memilih dipulangkan ke daerah tempat keluarga atau kerabat di luar Kalimantan. Selama warga di daerah dan pemerintah daerah yang dituju mau menerima.

“Sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri, pemerintah daerah dan masyarakat wajib menerima kembali para eks Gafatar karena mereka juga warga negara Indonesia,” ujar Haerudin.

Pihaknya akan melakukan berbagai proses, setelah eks anggota Gafatar memilih daerah yang hendak dituju. Dimana, pemerintah daerah setempat akan mengklarifikasi keabsahan hubungan kekerabatan mereka dengan si pemilik rumah yang dituju. Sementara dengan adanya toleransi ini, data jumlah eks Gafatar di Asrama Haji Donohudan yang dikelompokkan sesuai daerah asal akan terus berubah.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge