0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Korupsi Dana PNPM, Kades Jerukan Ditahan

timlo.net/nanin
Kades Jerukan, Juminem dan Puji Lestari, tersangka korupsi dana PNPM saat menjalani pemeriksaan di Kejari Boyolali (timlo.net/nanin)

Boyolali — Kejaksaan Negeri (Kejari) Boyolali menahan Kades Jerukan Kecamatan Selo, Juminem (45) dan Koordinator Badan Pemberdayaan Ekonomi Desa, Puji Lestari (31), atas kasus korupsi dana PNPM, Kamis (11/2). Kades Juminem diduga korupsi senilai Rp 40 juta sedangkan Puji Lestari senilai Rp 138 juta, atau negara mengalami kerugian sebesar Rp 178 juta.

“Sudah cukup pemeriksaanya, langsung kita tahan di Rutan Boyolali,” kata Kepala Kejari Boyolali Izamzan.

Penahanan keduanya dilakukan setelah kejari menerima berkas perkara dari Polres Boyolali. Setelah memenuhi syarat formil dan material sesuai dalam Pasal 143 KUHP, berkas akhirnya dinyatakan P21. Keduanya akan ditahan sampai 20 hari kemudian. Penahanan dilakukan untuk menghindari kedua tersangka melarikan diri.

“Tapi biasanya sebelum 20 hari, kasus sudah dilimpahkan ke pengadilan,” sambungnya.

Kasus yang menjerat Kades Jerukan, Juminem, sebagai ketua kelompok, diduga telah bertindak semena-mena. Dia berdalih mengajukan dana PNPM untuk pemberdayaan anggota, namun setelah cair uang digunakan untuk kepentingan pribadi. Dana tersebut sebagian diduga digunakan untuk mencalonkan diri sebagai kades. Keduanya diancam hukuman penjara selama lima tahun.

Sementara itu, Penasehat Hukum kedua terdakwa, Budi Sularyono mengungkapkan, akan mengajukan penangguhan penahanan. Menurut dia, kasus yang menjerat Kades Jerukan, Juminem ini terjadi saat menjabat sebagai ketua kelompok.

“Bu Juminem ini pinjam uang ke anggota, setelah dana cair. Jadi bukan memakai uang PNPM,” jelasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge