0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Swiss Legalkan Euthanasia Dan Klinik Bunuh Diri

Dok: Timlo.net/ Telegraph.co.uk
Simon Binner dan istrinya. (Dok: Timlo.net/ Telegraph.co.uk)

Timlo.net – Euthanasia adalah sebuah metode populer untuk membantu orang yang sakit parah untuk mati, baik karena permintaan sang pasien atau dengan keputusan hukum untuk mematikan alat bantu. Hampir sebagian besar negara di dunia melarang metode ini kecuali di Belanda, Belgia, Swiss, Luxemburg dan negara bagian Oregon di Amerika. Membantu orang untuk bunuh diri juga ilegal di sebagian besar negara di dunia.

Tapi Swiss selain melegalkan euthanasia, mereka juga mendirikan klinik bunuh diri. Salah satu klinik itu adalah Dignitas Clinic Switzerland, yang menolong orang untuk bunuh diri dengan memanfaatkan hukum di negara itu. Banyak orang asing yang sakit parah datang ke klinik ini.

Dignitas rupanya melakukan proses registrasi yang sangat teliti untuk memastikan semuanya dilakukan secara legal. Layanan mereka untuk mempersiapkan dan mengawasi bunuh diri memerlukan biaya sebesar 4.000 Euro (Rp 60,5 juta). Dan jika pasien ingin ditemani dokter, menerima sertifikat kematian, pengurusan pemakaman atau kremasi, maka total biaya yang diperlukan sebesar 7.000 Euro (Rp 105 juta).

Baru-baru ini BBC menayangkan video dokumenter tentang penggunaan klinik bunuh diri ini. Dalam video itu, seorang pebisnis Inggris, Simon Binner diperlihatkan menjalani prosedur bunuh diri dengan bantuan klinik itu. Simon yang berusia 57 tahun memutuskan untuk bunuh diri setelah didiagnosis menderita penyakit degeneratif. Penayangan video dokumenter itu menuai kecaman dan beberapa pihak menuduh BBC mempromosikan bunuh diri sekalipun lewat bantuan sebuah klinik.

Sumber: Lostallhopes.com

 

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge