0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Banjir di Solo, BPBD Siagakan 3 Posko

dok.timlo.net/red
Rumah warga di bantaran Bengawan Solo rentan kebanjiran (dok.timlo.net/red)

Solo — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solo menyiagakan tiga posko bencana banjir. Ketiga posko ini akan beroperasi selama 24 jam, dengan personel dan peralatan penanggulangan bencana yang lengkap.

“Ada tiga posko, yakni dua posko informasi di Gading dan di Pedaringan, serta satu posko induk di Kotabarat,” ungkap Kepala BPBD Solo, Gatot Sutanto, Kamis (11/2).

Dia mengatakan persiapan penanggulangan banjir ini telah dilakukan sejak Desember silam. Personel, peralatan pendukung evakuasi, peralatan komunikasi telah dilakukan pengecekan dan siap untuk jika bencana terjadi.

Ditambahkan, BPBD Solo juga menyiagakan enam buah perahu karet, tujuh pompa air portabel, dan kendaraan untuk evakuasi.

Gatot mengaku terus meningkatkan komunikasi dengan kabupaten sekitar, seperti Boyolali, Sukoharjo, Klaten dan Wonogiri untuk melakukan pantauan curah hujan dan ketinggian air.

“Karena biasanya yang menyebabkan banjir ini adalah kiriman air dari kabupaten sekitar, karenanya kita lakukan pantauan, sehingga kita bisa bersiap-siap,” paparnya.

Untuk personel, Gatot mengatakan telah mengadakan beberapa kali latihan dalam kisaran Desember 2015 hingga Januasi 2016. Pelatihan ini tidak hanya diikuti anggota BPBD tetapi juga Linmas Kota dan Linmas Kelurahan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge