0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bengawan Solo Meluap, Ratusan Warga Masih Mengungsi

dok.timlo.net/daryono
Warga terdampak banjir mengungsi di bawah tenda (dok.timlo.net/daryono)

Solo —  Banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo, Rabu (10/2) malam, membuat warga bantaran mengungsi di tenda darurat dan rumah saudara terdekat. Meski sudah surut, warga memilih tetap ditenda lantaran hujan yang prediksi kembali turun.

Pantuan Timlo.net, Kamis (11/2), warga bantaran yang terkena banjir antaralain di Kampung Putat, Sowijayan dan Beton di wilayah Kelurahan Sewu. Selain itu, banjir juga melanda warga bantaran di Kampung Dadapan dan Ngepung di Kelurahan Sangkrah.

“Pukul 23.00 WIB mulai memindahkan barang. Semua barang saya pindahkan” kata Sriyadi (64), warga RT 02/RW 10 Sangkrah, saat ditemui, Kamis (11/2).

Sriyadi bersama warga korban banjir lainnya memindahkan barang-barang mereka ke tenda darurat seadanya di tanggul. Warga juga mengungsi ke lokasi seadanya seperti rumah saudara dan posyandu.

Meski sudah surut, Sriyadi mengaku belum berniat memindahkan barang-barangnya ke rumahnya. Mengingat cuaca masih mendung dan diprediksi hujan kembali turun siang ini.

Terpisah, Lurah Sangkrah Singgih Bagjono mengungkapkan, jumlah KK yang terkena banjir di wilayah Sangkrah sebanyak 199 KK. Mereka tersebar di beberapa RT antaralain RT 02, 03 RW X, RT 05, 04 RW XI, RT 04, 05 RW XII.

“Total jiwa terdampak sejumlah 536 jiwa. Untuk penangan kami masih berkoordinasi dengan PMI dan BPBD,” ujar dia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge