0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Solo Bingung Ditunjuk Pilot Project Kelola Sampah

dok.timlo.net/achmad khalik
TPA Putri Cempo, Mojosongo. Jebres, Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo – Kota Solo menjadi satu dari tujuh kota yang ditetapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai pilot project pengelolaan sampah menjadi listrik dengan menggunakan teknologi pembakaran. Meski ditunjuk sebagai pilot project, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo kebingungan lantaran volume sampah di Solo di bawah standart minimal sebesar 1.000 ton per hari.

“Volume sampah kita hanya 260 ton per hari. Oleh karena itu, akan kita sesuaikan FS (feasibility study)-nya. Apakah harus terpenuhi 1.000 ton?,” kata Penjabat (Pj) Walikota Solo, Budi Yulistianto kepada wartawan, Rabu (10/2).

Menurut Budi, Pemkot kesulitan jika harus memenuhi syarat minimal volume sampah 1.000 ton per hari. Sekalipun menggandeng pemerintah daerah di sekitar Solo seperti Karanganyar dan Sragen, volume sampah yang dihasilkan per hari hanya dikisaran 600-an ton per hari.

“Tapi kalau volumenya ditambah dengan sampah yang menumpuk di TPA selama kurang dari dua tahun, mungkin bobotnya bisa bertambah. Tapi ini semua perlu kajian ulang,” ungkap dia.

Lantaran kondisi tersebut, Budi menyatakan akan melihat kembali kebijakan pemerintah pusat dimana Solo sebagai pilot project pengelolaan sampah menjadi listrik. Supaya dapat diketahui lebih jelas apakah nantinya sampah 1.000 ton ini menjadi batasan pembuatan pilot project ini atau tidak.

Sedangkan terkait lelang Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Budi menuturkan saat ini sedang berjalan untuk mempersiapkan tahapan beauty contest. Kepastiannya sudah ada dua investor yang tertarik mengelola TPA Putri Cempo ini. Dengan adanya wacana pembangkit listrik tenaga sampah ini, Budi menuturkan, nantinya pihak pemenangnya yang harus melaksanakan sesuai dengan program pemerintah pusat.

”Lelang tetap jalan. Nantinya tinggal investor yang deal yang menjalankan FS sesuai dengan pilot project dari pemerintah,” ucapnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge