0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bengawan Solo Siaga Merah, Pucangsawit dan Gulon Mulai Tergenang

Warga siap-siap mengungsi (timlo.net/heru murdhani)

Solo — Ketinggian permukaan air Bengawan Solo terus bertambah, akibat hujan lebat di daerah hulu sejak siang. Kamis (11/2) pukul 01.00 WIB, pos pengamat di Jurug mencatat ketinggian air mencapai 8,89 meter atau sudah menembus batas siaga merah 8,5 meter. Sejumlah rumah warga di kawasan Pucangsawit dan Gulon sudah mulai kemasukan air luapan sungai.

“Ini masih bisa tambah lagi, karena debit dari Kali Dengkeng dan Bengawan Solo hulu masih tinggi, karena Klaten dan Wonogiri hujan sejak siang,” ujar FX Hadi Rudyatmo, Walikota Solo terpilih yang akan dilantik sepekan lagi. Rudy yang tinggal di Pucangsawit, terlihat memantau banjir bersama warga.

Dari pengamatan Timlo.net, sejumlah rumah di Pucangsawit mulai kemasukan air sekitar 10-30 cm. Begitu juga di Kampung Gulon, dekat dengan tempuran (pertemuan arus sungai) Kali Anyar dengan Bengawan Solo, luapan sungai juga memasuki rumah-rumah warga di lingkungan RW 21.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge