0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dua Pelaku Pembobol Toko Material Dijemput Polisi

timlo.net/tarmuji
Dua pelaku pembobol toko material di Wonogiri (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Belum sempat menikmati udara bebas, dua dari empat komplotan pembobol toko material dijemput jajaran Polres Wonogiri di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Pacitan, Jatim. Selanjutnya, mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di wilayah hukum Wonogiri.

“Pelaku pembobol toko material yang kita jemput yakni Turyadi (27) dan Bohari (43), warga Dusun Pasekan RT 2/RW 11 Desa Kalangsono Kecamatan Banyuputih Kabupaten Batang,” ungkap Kapolres Wonogiri AKBP Windro Akbar Panggabean melalui Kasubag Humas Polres Wonogiri AKP Gunawan, Rabu (10/2).

Menurutnya, anggota komplotan pembobol toko material ini berjumlah empat orang. Dua orang digelandang ke Mapolres Wonogiri, satu pelaku masih mendekam di LP Pacitan, Jatim yakni Tukijan (43). Aksi yang mereka lakukan di Wonogiri ini tepatnya pada 9 Oktober 2014 silam.

“Sedangkan pelaku atas nama Ahyeli sudah meninggal dunia, karena amuk massa waktu penangkapan di Pacitan tahun 2014 lalu,” ujarnya.

Dikatakan, Tukijan nantinya juga akan dijemput paksa setelah masa hukumannya habis.

“Jadi komplotan itu pernah beraksi di Wonogiri, kemudian melanjutkan aksi di Pacitan dan tertangkap di Pacitan, ” terangnya.

Sebelumnya, komplotan tersebut menyasar toko material milik Asiani Irawati (31), UD Gamping Pilihan di Jalan Diponegoro Nomor 50, Jatirejo, Kelurahan Wonoboyo, Kecamatan Wonogiri, Kamis 9 Oktober 2014. Modusnya dengan memotong gembok dan mencongkel pintu besi, mereka lantas menggasak sejumlah perlatana pertukangan. Diantaranya pasah listrik, mesin pompa air, peralatan listrik, dan sejenisnya.

Komplotan ini kemudian beraksi di Pacitan, Jatim. Namun apes, mereka tertangkap massa, bahkan sebuah mobil Toyota Avanza B 8813 EY yang digunakan pelaku hangus dibakar massa. Salah satu pelaku, Ahyeli juga meregang nyawa lantaran dihajar massa.

“Para pelaku ini, dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukumannya paling lama tujuh tahun penjara, ” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge