0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dinkes Galakkan Pemberantasan Sarang Nyamuk

Petugas Dinkes Boyolali melakukan pengecekan jentik-jentik nyamuk di bak penampungan warga Dusun Karangnongko, Desa Urutsewu,Ampel (timlo.net/nanin)

Boyolali — Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Boyolali sejak bulan Januari-Februari mengalami peningkatan. Data di Dinkes, tercatat ada 125 kasus dengan korban meninggal sebanyak lima orang. Dari jumlah kasus tersebut, 28 kasus terjadi di Kecamatan Ampel.

“Iya, Ampel paling tinggi angka kasusnya,” kata Plt Kepala Dinkes, Ratri S Lina, Rabu (10/2).

Untuk menekan agar kasus DBD tidak terus bertambah, khususnya di wilayah Kecamatan Ampel, pihaknya melakukan pengecekan langsung ke rumah warga. Salah satunya di Dukuh Karangnongko, Desa Urutsewu, Ampel. Petugas Kesehatan melakukan pengecekan jentik-jentik nyamuk di bak-bak penampungan warga.

“Kita juga sebar abate, sebagai upaya pencegahan sejak dini,” tambahnya.

Selain itu, Dinkes juga mengelar gerakan gotong royong pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan tersebut. Warga dengan sukarela membersihkan sampah dan saluran air yang tergenang.

“Karena Ampel kasusnya tertinggi, gerakan PSN ini akan kita lakukan serentak saat hari Minggu,” ujar Camat Ampel, Suharto.

Nyamuk Aides Aigepty penyebar DBD memiliki daya jelajah hingga radius 200 meter dari tempat nyamuk bersarang. Sehingga aksi PSN serentak ini sangat efektif mengurangi daya jelajah nyamuk serta membasmi jentik-jentik nyamuk. Warga juga diminta rutin menguras bak penampungan air, menyusul jentik nyamuk memiliki siklus perkembang biakan 10 hari.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge