0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Seratusan Relawan SAR Bergabung Cari Jasad Bangun

SAR gabungan menyisir Bengawan Solo dengan perahu karet, Rabu (10/2) (Basarnas/Yohan Tri Anggoro)
(SAR gabungan menyisir Bengawan Solo dengan perahu karet, Rabu (10/2) (Basarnas/Yohan Tri Anggoro))

Sukoharjo — Seratusan relawan dari berbagai organisasi kemanusiaan, bergabung mencari jasad Eka Bangun Setiawan (14) pelajar kelas VI SD Gadingan I yang tenggelam di Bengawan Solo, Selasa (9/2) kemarin. Selain menyisir dengan perahu karet, tim SAR gabungan juga menyisir dengan sistem pagar betis.

“Hingga sore ini belum ketemu, masih kami teruskan kalau perlu sampai ke wilayah Kabupaten Sragen,” ujar Yohan Tri Anggoro, anggota Badan SAR Nasional (Basarnas) Pos Surakarta, Rabu (10/2) sore.

Penyisiran sungai dimulai pukul 7 pagi tadi dengan melepas sejumlah perahu karet. Siangnya, sekelompok rescuer membentuk pagar betis, menyisir aliran Bengawan Solo di dekat Tambangan Beton, Kelurahan Sewu, Solo yang kedalamannya sekitar 1,5 meter.

Namun, hingga saat ini belum ada kabar jasad Bangun ditemukan.

Yohan memaparkan, dari catatan pihaknya, organisasi relawan yang bergabung dalam misi tersebut cukup banyak, di antaranya SAR Kabupaten Sukoharjo, BPBD Sukoharjo, BPBD Kota Solo, KRI, SAR UNS, PMI sukoharjo, SAR MTA, SAR HNC, Baguna Sukoharjo, Crest, Karanganyar Emergency, Solo Emergency, SAR Kabupaten Karanganyar, MDMC Sukoharjo dan Granat Kartasura.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge