0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kebanjiran, 69 Hektar Padi di Sukoharjo Terancam Puso

Padi terendam banjir (dok.timlo.net/red)

Sukoharjo — Sebanyak 69 hektar tanaman padi di Sukoharjo terancam gagal panen alias puso akibat terendam banjir selama lebih dari tiga hari. Dinas Pertanian setempat telah menyiapkan bibit pengganti jika tanaman padi yang berusia sekitar 20 hari ini benar tidak bisa diselamatkan lagi.

“Kalau total yang terkena ada 300 hektar, namun yang lainnya cepat surut, sedangkan untuk 69 hektar terendam hingga tga hari, saat ini masih kita pantau perkembangannya, kemungkinan besarnya mati,” kata Kepala Dinas Pertanian Sukoharjo, Netty Hardjanti, Rabu (10/2).

Sebagian besar ahan pertanian yang terdampak banjir ada di sepanjang daerah aliran Sungai Langsur, Desa Tegalmade (Kecamatan Mojolaban), Desa Kadokan (Kecamatan Grogol). Daerah ini merupakan langganan banjir setiap kali musim penghujan, sehingga luapan sungai merendam lahan pertanian dan pemukiman penduduk.

Dinas Pertanian sudah menyiapkan benih pengganti kepada petani yang tanamannya mati akibat terendam banjir. Selain itu, juga bagi sawah yang sudah ikut asuransi Jasindo bisa diklaim dan mendapat uang ganti sesuai kerugian yang diderita petani.

“Mudah-mudahan semua  lahan yang terancam puso ini sudah ikut asuransi, sehingga bagi tanaman yang berusia lebih dari 20 hari bisa diklaimkan untuk mendapat gant rugi, tapi akan kita berikan bibit pengganti, soalnya rata-rata yang terdampak itu belum tua usia padinya,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge