0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

SAR Klaten Siaga Musim Hujan

Banjir yang merendam Kampung Srago Gede, Kelurahan Mojayan, Klaten Tengah (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — SAR Kabupaten Klaten mencatat puluhan kejadian bencana mendera Klaten sejak menetapkan siaga musim hujan pada awal Desember lalu. Kejadian paling banyak adalah sapuan angin ribut.

“Sejak ditetapkan siaga musim hujan dari Desember 2015 hingga Januari tahun ini total ada 36 kejadian bencana. Terbanyak bencana angin ribut dengan 18 kejadian,” kata Wakil Komandan Bidang Operasional SAR Klaten, Irwan Santosa, Rabu (10/2).

Data SAR Klaten menyebutkan, selama Desember 2015 terjadi 15 kejadian bencana, yakni 10 kejadian angin ribut, tiga banjir, satu kebakaran, dan satu kecelakaan tersengat arus listrik. Sedangkan Januari 2016 tercatat sebanyak 21 kejadian. Diantaranya, empat kebakaran, tujuh banjir, delapan angin ribut, satu gempa, dan satu rumah roboh.

Terkait banyaknya jumlah kejadian angin ribut, menurut Irwan, Klaten merupakan daerah yang terletak di dataran lembah. Artinya, dari arah utara Klaten ada Gunung Merapi dan dari selatan ada barisan perbukitan seribu Gunung Kidul, maka Klaten pasti dilalui angin.

“Langkah pencegahan, kami menyarankan kepada warga masyarakat yang di sekitar rumahnya ada pohon rindang dan tua untuk dipangkas. Hal itu bukan berarti ditebang, namun untuk mengurangi beban pohon,” kata Irwan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge