0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rupiah Merosot Lagi, Ada Apa?

(Ilustrasi) Uang bank (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Kurs rupiah terhadap dolar AS kembali merosot pada perdagangan Rabu (10/2). Rupiah dibuka di level Rp 13.622 per USD.

Data Bloomberg mencatat, Rupiah akan bergerak di rentang Rp 12.635 per USD hingga Rp 14.828 per USD.

Analis Samuel Sekuritas, Rangga Cipta mengatakan, turunnya harga minyak dunia akan memberikan ruang terbatas untuk penguatan Rupiah. Harga minyak yang anjlok berpeluang membawa tekanan pelemahan ke Rupiah, yang saat ini masih menikmati tren penguatannya.

“Sentimen pelemahan dolar index akan membatasi pelemahan yang terlalu drastis,” ucap Rangga.

Dalam jangka menengah, penguatan Rupiah lebih terbuka dengan catatan harga minyak tidak turun lebih dalam. Rangga menyebut, investor saat ini menunggu angka penjualan mobil dan motor, dan ini bisa menjadi petunjuk tambahan mengenai prospek laju perekonomian di kuartal I-2016.

Sebelumnya, harga minyak dunia kembali turun di perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Penurunan harga didorong oleh peringatan Badan Energi Internasional (IEA) yang menyebut harga bisa turun lebih lanjut karena meningkatnya kelebihan pasokan dan melemahnya pertumbuhan permintaan global.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret turun USD 1,75 menjadi berakhir di USD 27,94 per barel di New York Mercantile Exchange.

Di London, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman April, patokan minyak mentah Eropa, menukik menjadi USD 30,32 per barel, atau merosot USD 2,53 dolar dari penutupan Senin.

Kedua kontrak WTI dan Brent telah jatuh lebih dari tiga persen pada Senin.

[idr]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge