0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Media Harus Mampu Mendidik Masyarakat

Dok.Timlo.net/Daryono
Ketua DPRD Solo, Teguh Prakosa (Dok.Timlo.net/Daryono)

Solo – Media massa di Kota Solo dinilai telah memperlihatkan perannya sebagai salah satu pilar demokrasi. Meski begitu, konsistensi dalam menghasilkan produk jurnalistik harus mampu mendidik kalangan masyarakat.

“Dalam era keterbukaan ini, seolah-olah media tidak terkontrol. Namun, harus tetap memegang teguh independensi dan menghindari politik praktis,” terang Ketua DPRD Solo, Teguh Prakosa, Selasa (9/2).

Dinamika politik yang begitu cepat, kata Teguh, banyak menyeret media terbawa arus politik praktis. Meski begitu, masih terdapat sebagian yang mempertahankan independensinya. Seharusnya, media menjadi rujukan informasi masyarakat serta sarana pencerahan yang membangun.

“Media jangan menjadi alat kekuasaaan belaka,” terangnya.

Dirinya menilai, secara umum media di Solo ikut menyoroti kinerja dan program dari sejumlah lembaga baik eksekutif, yudikatif dan legislatif dengan baik. Semuanya terkoordinasi menjadi satu. Sehingga, mau tidak mau pihak-pihak terkait akan senantiasa menggenjot kinerja dan produktifitas mereka dalam melayani masyarakat Kota Bengawan.

“Kuncinya sebenarnya pada komunikasi saja. Kalau media memiliki peran positif, maka akan menjadi pencerah masyarakat,” ujarnya.

Senada, Ketua Fraksi Demokrat, Supriyanto mengatakan media harus berada di luar kekuasaan politik. Media harus mengendapankan independensi, obyektif sekaligus idealis. Disinggung mengenai peran media, ia mengakui bahwa media massa di Solo banyak membantu kinerja legislatif kaitannya penyampaian pengawasan pemerintahan kepada masyarakat.

“Media cukup membantu kita dalam pengawasan pembangunan. Namun yang terpenting adalah tetap konstruktif dan mendasar dalam menyampaikan segala macam kritikan,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge