0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Biaya Perawatan Minim, Sejumlah Puskesmas Tak Terawat

Puskesmas Pembantu di Jumapolo tak terawat (timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Kondisi Puskesmas di sejumlah kecamatan masih memprihatinkan. Selain kumuh, beberapa diantaranya tidak terdapat tempat pengelolaan sampah yang baik.

”Kami melihat puskesmas banyak yang kumuh dan kotor, padahal ini pelayanan umum. Kami mendesak pemkab mengalokasikan anggaran untuk biaya perawatan,” kata Ketua Komisi D DPRD Karanganyar Endang Muryani, saat dihubungi, Selasa (9/2).

Fakta tersebut dia temukan usai kunjungan kerja ke sejumlah Puskesmas beberapa saat lalu. Di antaranya ke Puskesmas Gondangrejo dan Puskesmas Jatiyoso. Berdasarkan keterangan Kepala Puskesmas yang dia kunjungi, anggaran untuk kebersihan per tahunnya hanya sebesar Rp 500.000, sedangkan untuk biaya perawatan sebesar Rp 5 juta. Ironisnya, anggaran perawatan itu itu masih dipotong jika ada kegiatan lain.

“Kalau kondisinya kotor dan kumuh, apa pasien bisa betah di dalam puskesmas?” tegasnya.

Anggota Komisi D, Latri Listyowati menambahkan, pelayanan kepada pasien juga belum maksimal. Akibatnya banyak warga yang memeriksakan kesehatannya ke klinik swasta atau ke daerah lain.

”Peralatan kesehatan sebenarnya sudah memadai, tapi dari sisi pelayanan masih kurang. Ini harus diperbaiki,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar Cucuk Heru Kusumo saat dikonfirmasi wartawan menjelaskan, minimnya anggaran membuat perawatan Puskesmas tidak maksimal. Terkait dengan pelayanan kepada masyarakat, Cucuk berjanji akan melakukan perbaikan.

”Kami sebenarnya sudah mengajukan anggaran yang cukup besar untuk Puskesmas, tapi selalu kandas dan dipotong oleh tim anggaran,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge